Ntvnews.id, Jakarta - Pengajar BIPA Badan Bahasa, Amirush Shaffa Fauzia, menjadi salah satu pemateri dalam Semiloka VIII Pembelajaran BIPA yang diselenggarakan oleh APPBIPA Jerman dan berlangsung di Hochschule Bremen, Jerman. Kegiatan akademik yang mempertemukan pengajar dan pegiat BIPA di Eropa tersebut berlangsung pada 24–27 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin, Dr. rer. nat. Roniyus Marjunus turut hadir memberikan materi, menyampaikan pesan agar pengajar dan pegiat BIPA terus memperkuat peran dalam memperkenalkan Bahasa Indonesia dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. Penguatan pembelajaran BIPA diharapkan tidak hanya meningkatkan minat belajar Bahasa Indonesia, tetapi juga mendorong semakin banyak masyarakat asing untuk mengenal Indonesia dan menjadi bagian dari jejaring Indonesia di mancanegara.
Shaffa menyampaikan materi tentang pemanfaatan media audiovisual sebagai salah satu alternatif dalam mengembangkan keterampilan menyimak dan memirsa pemelajar BIPA. Dalam pemaparannya, Shaffa membahas penggunaan video animasi sebagai media yang dapat membantu pemelajar memahami informasi lisan melalui konteks visual dan audio secara bersamaan. Penggunaan media tersebut juga diarahkan agar kegiatan menyimak tidak berhenti pada aktivitas mendengarkan, tetapi dapat dikembangkan menjadi pembelajaran yang mendorong pemelajar memahami informasi, mengidentifikasi kosakata, menangkap makna, dan merespons isi tuturan.
Penyampaian materi disertai dengan praktik pembelajaran sehingga peserta dapat melihat secara langsung kemungkinan penerapan video animasi dalam kelas BIPA. Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi pengajar untuk mengadaptasi media digital sesuai dengan tingkat kemampuan, kebutuhan, dan konteks pembelajaran pemelajar.
Keterlibatan Shaffa dalam Semiloka APPBIPA Jerman merupakan bagian dari pelaksanaan tugasnya sebagai Pengajar BIPA Badan Bahasa Kemendikdasmen RI yang ditempatkan di Hochschule HTWG Konstanz. Melalui forum tersebut, pengalaman pembelajaran yang diperoleh dalam konteks pengajaran BIPA di Jerman dapat dibagikan kepada pengajar BIPA dari berbagai wilayah di Eropa.
Selain menyampaikan materi utama, Shaffa juga menjadi pemateri dalam sesi workshop/lokakarya bertajuk “Transformasi Digital dan Produksi Kreatif dalam Pengajaran Kosakata dan Tata Bahasa Kelas BIPA”. Dalam sesi tersebut, ia membawakan topik “Podcast dan Dubbing (Sulih Suara)” yang mengajak peserta mengeksplorasi produksi materi audio sebagai bagian dari pembelajaran bahasa.
Workshop tersebut juga menghadirkan beberapa praktik kreatif lainnya, yaitu Grammar in Action (Storytelling dengan Gambar dan Suara) yang dipandu oleh pengajar BIPA di Berlin serta Alih Wahana Karya Sastra Indonesia untuk Khalayak BIPA yang dipandu oleh sastrawan dalam program residensi di HTWG Konstanz.
Baca Juga: BAZNAS Perluas Dakwah Inklusif Lewat Pengajaran Al-Qur’an Isyarat di SLB
Pengajar BIPA Badan Bahasa, Amirush Shaffa Fauzia, menjadi salah satu pemateri dalam Semiloka VIII Pembelajaran BIPA yang diselenggarakan oleh APPBIPA Jerman dan berlangsung di Hochschule Bremen, Jerman. Kegiatan akademik yang mempertemukan pengajar dan pegiat BIPA di Eropa tersebut berlangsung pada 24–27 September 2026. (DOK KBRI)