Rumah Sarwendah Digeruduk Debt Collector Pinjol Diduga Utang Ruben Onsu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jul 2026, 15:07
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Sarwendah Sarwendah (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Sarwendah menjelaskan asal usul kedatangan debt collector yang menggeruduk rumahnya sebanyak 3 mobil, usai berpisah dari Ruben Onsu.

Menurut pengakuan Sarwendah bahwa alasan utamanya mencari tempat tinggal baru adalah demi kenyamanan dan ketenangan anak-anaknya. Ia merasa lingkungan rumah sebelumnya sudah tidak kondusif akibat rentetan penagihan utang yang terus berdatangan.

Sarwendah membeberkan bahwa berbagai macam debt collector mencarinya, mulai dari urusan cicilan mobil hingga pinjaman online (pinjol) yang diduga milik Ruben Onsu.

"Jadi debt collector yang datang itu debt collector mobil, debt collector pinjol, dari handphone, kartu kredit bank, semuanya ngontaknya ke nomor aku," ungkap Sarwendah, 30 Juli 2026.

Meskipun tagihan tersebut ditujukan kepadanya, Sarwendah menegaskan bahwa data yang digunakan dalam pinjaman-pinjaman tersebut bukanlah atas nama dirinya, melainkan atas nama mantan suaminya, Ruben Onsu karena ada nomor telepon dan KTP yang tertera.

"Pinjol atas nama beliau (Ruben). Ada KTP-nya juga Koh, nomornya sih nomor beliau," tambahnya.

Hal yang lebih mengejutkan adalah adanya surat peringatan terkait status tempat tinggal mereka. Sarwendah menyebutkan bahwa ada surat lelang yang dikirimkan ke rumah tersebut.

"Rumah mengirimkan surat lelang. Debt collector-nya itu dari mobil, tunggakan mobil, dari pinjol," jelasnya. 

Baca Juga: Klarifikasi Sarwendah Soal Tudingan Sengaja Rayakan Ultah Anak Saat Ruben Onsu Syuting

Salah satu momen yang paling membuatnya trauma terjadi pada malam hari. Sarwendah menceritakan pernah didatangi oleh tiga mobil sekaligus yang berisi para penagih utang sekitar jam 10 malam.

"Tiga mobil yang datang. Untung itu keadaan jam 10 malam-an gitu. Tiga mobil yang datang (untuk menagih)," imbuhnya.

Karena merasa terus-menerus tertekan dan merasa tidak pernah melakukan pinjaman tersebut, Sarwendah akhirnya mengambil langkah tegas. Ia meminta pihak keamanan (security) untuk menghalau siapa pun penagih utang yang datang mencarinya.

"Aku bilang ke security di bawah. Aku udah enggak mau ketemu-temu itu lagi deh, trauma aku Koh sama debt collector," tegasnya.

Sarwendah juga memberikan klarifikasi terbuka bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam transaksi pinjam-meminjam yang dipermasalahkan tersebut.

"Pokoknya maksudnya aku gini, aku bilang kalau ada debt collector, saya tidak meminjam duit. Jadi tidak meminjam apa-apa," pungkasnya.

x|close