A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Ruben Onsu Bantah Isu Mengidap HIV, Kuasa Hukum Tunjukkan Hasil Tes Lab Non-Reaktif - Ntvnews.id

Ruben Onsu Bantah Isu Mengidap HIV, Kuasa Hukum Tunjukkan Hasil Tes Lab Non-Reaktif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Agu 2026, 18:55
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ruben Onsu Ruben Onsu (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Nama Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah potongan percakapan WhatsApp yang diduga melibatkan dirinya dan mantan istrinya, Sarwendah, beredar luas di media sosial. Percakapan tersebut memicu spekulasi baru terkait kondisi kesehatan sang presenter, termasuk tudingan bahwa dirinya mengidap HIV.

Isu itu mencuat usai kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, hadir sebagai bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo yang tayang pada 1 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Minola memperlihatkan sejumlah bukti percakapan yang disebut berasal dari komunikasi Ruben dan Sarwendah.

Salah satu isi pesan yang kemudian ramai diperbincangkan berbunyi, “Ayah sudah tidak mengonsumsi obat HIV lagi? Aku hanya khawatir. Jika sudah tidak minum, apakah ada hal-hal yang perlu kami perhatikan demi keamanan dan kesehatan anak-anak?”

Potongan chat tersebut langsung menyebar luas dan memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warganet. Selain dugaan bahwa Ruben mengidap HIV, muncul pula tuduhan lain yang mengaitkan presenter berusia 42 tahun itu dengan isu orientasi seksual hingga dugaan perselingkuhan yang sebelumnya sempat disinggung Sarwendah.

Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Minola Sebayang menegaskan bahwa tudingan mengenai HIV bukanlah isu baru yang diarahkan kepada kliennya. Menurutnya, Ruben sudah beberapa kali menjadi sasaran rumor serupa meski tidak pernah disertai bukti medis.

“Ruben itu pernah bilang sering disebut ‘S’ kena penyakit tiga huruf tersebut, tanpa ada bukti medis yang bisa memvalidasi tuduhannya,” ungkap sang pengacara, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga: Bali Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026

Minola juga meluruskan soal penyebutan "obat HIV" dalam percakapan yang beredar. Ia menegaskan Ruben tidak pernah mengonsumsi obat HIV seperti yang dituduhkan. Menurutnya, yang dikonsumsi kliennya saat itu hanyalah vitamin yang dibelikan oleh adik Sarwendah.

Untuk membantah isu yang berkembang, Minola kemudian memperlihatkan hasil pemeriksaan kesehatan Ruben Onsu yang dilakukan di laboratorium ternama pada 25 Juli 2026. Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan status HIV Ruben dinyatakan non-reaktif.

“Hasil tes untuk HIV, non-reaktif ya. Artinya, klien kami tidak mengidap penyakit seperti yang dituduhkan dan dipertanyakan publik. Jadi jangan lekas percaya pada chatingan satu sumber saja,” ujar Minola.

Tak hanya mengantongi dokumen hasil laboratorium, Minola mengaku juga menyimpan dokumentasi lengkap berupa foto dan video saat Ruben menjalani pemeriksaan kesehatan di kediamannya.

Ia mengungkapkan, awalnya Ruben sempat menolak menjalani tes karena merasa pihak yang melontarkan tuduhanlah yang seharusnya membuktikan klaim tersebut. Namun, Minola akhirnya berhasil meyakinkan kliennya agar menjalani pemeriksaan demi menghentikan polemik yang berkembang.

“Kenapa saya meminta Ruben melakukan tes ini? Ruben sebenarnya tidak mau loh. Dia berprinsip, siapa yang menuduh ya dia yang harus membuktikan. Tapi saya bilang, jangan keraskan hati,” tuturnya.

Lebih lanjut, Minola menilai hasil pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi bukti penting untuk membantah berbagai tudingan yang terus bergulir di ruang publik. Ia bahkan memastikan dokumen itu akan digunakan sebagai alat bukti apabila isu kesehatan Ruben kembali diangkat, termasuk dalam proses persidangan hak asuh anak.

“Selanjutnya, kami akan menggunakan hasil tes kesehatan ini sebagai bukti jika isu kesehatan terus diungkit pihak sebelah, termasuk saat persidangan hak asuh anak nanti,” imbuhnya.

HIGHLIGHT

x|close