Ntvnews.id, Jakarta - Ruben Onsu akhirnya buka suara setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi.
Melalui pernyataan resmi di akun Instagram pribadinya, Ruben meminta agar pemberitaan mengenai kasus hukumnya tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari isu-isu nasional yang lebih krusial.
Ruben menekankan pentingnya proporsionalitas dalam pemberitaan. Menurutnya, saat ini masih banyak persoalan bangsa yang membutuhkan atensi dan kepedulian publik dibandingkan kasus pribadi yang sedang menjeratnya.
"Semoga pemberitaan yang ada tidak dimanfaatkan untuk menutupi atau mengalihkan perhatian dari isu-isu nasional yang lebih membutuhkan kepedulian kita bersama," ujar Ruben, 24 Agustus 2026.
Terkait proses hukum yang tengah berjalan, Ruben mengaku saat ini sedang fokus mengumpulkan data dan bukti tambahan. Langkah ini diambil untuk memperkuat keterangan yang telah ia sampaikan kepada tim penyidik selama masa pemeriksaan.
Baca Juga: Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan Dana Investasi
Namun, ia mengakui adanya kendala teknis dalam proses pengumpulan bukti tersebut. Ruben menyebut aksesnya terbatas lantaran sejumlah mantan karyawan yang sebelumnya bekerja dengannya kini sudah tidak lagi bergabung dan sulit untuk dihubungi.
“Sejumlah bukti tersebut dikumpulkan untuk menunjukkan kesesuaian antara data dan keterangan yang diberikan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Ruben menegaskan bahwa upaya klarifikasi dan pengumpulan bukti ini bukan semata-mata untuk membela diri, melainkan untuk meluruskan persepsi publik. Ia menilai informasi yang beredar di masyarakat saat ini sudah menyimpang dari fakta yang sebenarnya.
"Untuk meluruskan pemberitaan yang menurut saya sudah jauh dari apa yang sebenarnya terjadi," tegas Ruben.
Di akhir pernyataannya, presenter kondang ini juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul akibat mencuatnya kasus ini. Ia berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan.
Ruben Onsu (Instagram)