Gemerlap Lampion Terangi Lapangan Banteng, Imlek Festival 2577 Jadi Ruang Pertemuan Budaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Feb 2026, 18:45
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Lampion Raksasa Hiasi Imlek Festival 2577 di Lapangan Banteng, Ikon Harmoni Imlek Nusantara Lampion Raksasa Hiasi Imlek Festival 2577 di Lapangan Banteng, Ikon Harmoni Imlek Nusantara (Istimewa)

Ntvnews.id

, Jakarta – Suasana Lapangan Banteng, Jakarta, berubah menjadi lautan cahaya dalam perayaan Imlek Festival 2577 di malam hari. Jalan raya hingga taman lapangan menjadi berwarna dengan kehadiran hiasan dan dekorasi dari lampion.

Pertunjukan seni hingga kolaborasi lintas budaya mewarnai perhelatan Imlek Festival pertama di Indonesia yang berskala nasional.

Instalasi lampion raksasa karya pelukis yang juga content creator, Erika Richardo, menjadi pusat perhatian pengunjung. Instalasi ini adalah ikon acara yang bertema Harmoni Imlek Nusantara.

Jessica Novengel (27) yang juga berprofesi sebagai master of ceremony, mengungkapkan kekagumannya saat berdiri tepat di depan lampion terbesar di area festival ditengah tempat duduk kuliner.

“Kebetulan aku lagi berada di lampion terbesar yang ada di Imlek Festival kali ini. Karya dari content creator Erika Richardo. Kita bisa lihat mulai dari ada awan-awan, bunga, juga gambar kuda,” ujar Jessica.

Menurutnya, desain lampion tersebut bukan hanya megah secara ukuran, tetapi juga kaya detail artistik. “Bentuknya keren sekali, juga menjadi ikon dari acara Imlek Festival kali ini,” katanya.

Imlek Festival 2577 yang digelar pada 22 Februari hingga 3 Maret 2026 ini menghadirkan berbagai elemen budaya yang memperlihatkan kekayaan Nusantara sekaligus ruang kolaborasi lintas negara.

Atraksi Barongsai Meriahkan Panggung Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng 2026 <b>(Istimewa)</b> Atraksi Barongsai Meriahkan Panggung Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng 2026 (Istimewa)

Selain pertunjukan seni tradisional, festival ini juga menampilkan ragam kuliner, pakaian adat, hingga alat musik dari berbagai daerah hingga atraksi Barongsai. Jessica berharap festival ini tidak berhenti sebagai agenda satu kali. “Semoga ke depannya akan ada Imlek Festival tahun-tahun setelahnya,”ucapnya.

Imlek Festival merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), yang menjadi contoh sinergi dalam mengangkat budaya sebagai kekuatan bangsa.

Tak hanya menampilkan budaya Tionghoa, Imlek Festival juga membuka ruang pertemuan budaya Indonesia dengan negara lain. Misalnya kolaborasi dengan Korea Selatan serta rencana partisipasi dari perwakilan Tiongkok dalam agenda Imlek nasional ini.

Imlek Festival 2577 terbuka untuk umum tanpa biaya masuk dan berlangsung setiap hari pukul 15.00–22.00 WIB. Informasi lengkap mengenai seluruh rangkaian acara dapat diakses melalui akun Instagram resmi @imlekfestival.

x|close