Ntvnews.id, Jakarta -
Dalam perayaan lima tahun program AIA Vitality di Plataran Menteng, Jakarta, Kamis 5 Maret 2026, Laila menjelaskan bahwa kunci menjaga kebugaran saat berpuasa adalah memastikan tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang cukup seperti protein, serat, dan lemak baik.
Menurutnya, makanan sederhana seperti nasi dengan lauk berprotein seperti ayam atau telur sudah cukup membantu menjaga energi tubuh selama berpuasa.
Ia menambahkan, banyak orang sering tergoda mengonsumsi berbagai takjil manis dan gorengan saat berbuka puasa.
Baca Juga: Penderita GERD Waspada Kambuh Saat Puasa dan Mudik, Ini Saran Guru Besar UI
Namun, ia menyarankan agar makanan bernutrisi dikonsumsi terlebih dahulu agar rasa lapar lebih terkendali.
Setelah kebutuhan nutrisi terpenuhi, seseorang masih dapat menikmati makanan favorit dalam porsi kecil sebagai bentuk keseimbangan.
Selain itu, Laila juga menekankan pentingnya menerapkan pola makan sadar atau mindful eating, seperti tidak menggunakan gawai saat makan agar tubuh lebih fokus pada makanan yang dikonsumsi.
Dengan cara tersebut, seseorang dapat lebih memahami kebutuhan tubuh dan menghindari makan berlebihan.
Terkait aktivitas fisik, Laila menyebut olahraga tetap dapat dilakukan selama bulan puasa dengan menyesuaikan waktu dan intensitasnya.
Baca Juga: Hukum Mencium dan Menyentuh Istri Saat Puasa
Waktu yang ideal untuk berolahraga adalah sekitar 30 hingga 45 menit sebelum berbuka puasa, sehingga tubuh tidak mengalami dehidrasi terlalu lama.
Olahraga ringan juga bisa dilakukan setelah sahur atau setelah berbuka ketika energi tubuh sudah kembali terisi.
Ia menambahkan bahwa bulan Ramadhan justru bisa menjadi momentum untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat dengan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, yoga, atau pilates.
Menurutnya, menjaga keseimbangan antara nutrisi, aktivitas fisik, dan waktu istirahat merupakan kunci utama untuk tetap sehat selama menjalani ibadah puasa.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi berbuka puasa (ANTARA/freepik.com) (Antara)