Pelaku Pembacokan Pegawai Toko Roti di Cengkareng Ditangkap, Dipicu Senggolan Motor

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mei 2026, 15:21
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Polisi mengevakuasi korban pembacokan hingga tewas di Jalan Pedongkelan 8, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (4/5/2026). ANTARA/Risky Syukur/aa. Polisi mengevakuasi korban pembacokan hingga tewas di Jalan Pedongkelan 8, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (4/5/2026). ANTARA/Risky Syukur/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Polisi dari tim gabungan Jatanras Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap pelaku pembacokan terhadap seorang pegawai toko roti hingga tewas di kawasan Kapuk, Cengkareng.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Arfan Zulkan, mengatakan pelaku diamankan di wilayah Bogor pada Senin, 4 Mei 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.

"Sudah ditangkap semalam, pukul 23.00 WIB di daerah Bogor," kata Arfan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Menurut Arfan, peristiwa tragis tersebut dipicu oleh persoalan sepele. Pelaku tersulut emosi setelah sepeda motornya tersenggol oleh korban yang tengah berjalan.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Periksa 36 Saksi Ungkap Kecelakaan Maut di Bekasi Timur

"Jadi, katanya (pelaku) korban nyenggol motornya (pelaku). Si pelaku ini emosi (marah). Bahasanya, (pelaku) 'kamu tuh, rusak motor saya'," kata Arfan menirukan perkataan pelaku.

Meski korban sempat meminta maaf, pelaku yang sudah marah tidak menghiraukan hal tersebut dan langsung melakukan penyerangan. "Setelah itu kejadian lah. Jadi 'senggol bacok'," ujar Arfan.

Ia menambahkan, pelaku diketahui kerap membawa senjata tajam, meskipun motif kebiasaan tersebut masih dalam penyelidikan.

"Ya satu sisi belum tau, tapi memang selalu ada di tubuhnya itu (senjata tajam). Intinya sudah dapat itu pelaku, satu orang. Penangkapan di hari yang sama," ujarnya.

Sementara itu, saksi mata bernama Bima mengungkapkan korban sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya meninggal dunia akibat luka tusukan.

"Jadi saya lihat tuh, (korban) sempat gemetar, minta tolong, minta tolong gitu," kata Bima kepada wartawan di lokasi kejadian.

Baca Juga: Dugaan Kriminalisasi, Massa Pujakesuma Tuntut Pembebasan Toni Aji Anggoro dalam Kasus Korupsi Website Desa

Bima sebelumnya sempat berbincang dengan korban saat korban hendak membeli pulsa di sekitar lokasi. Tidak lama kemudian, ia mendengar teriakan warga dan mendapati korban telah tergeletak.

"Awalnya saya dengar yang teriak-teriak tuh. Pas cek keluar ternyata ada itu. Terus saya diminta buat manggilin abang iparnya (korban) ke toko roti," kata Bima.

Usai kejadian yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB, warga segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut.

(Sumber: Antara)

TERKINI

Istri Netanyahu Suka Teriak-teriak hingga Hina ART

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:20 WIB

Kemenlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M 7,4

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:19 WIB

Calon Senator Muslim AS Sindir Trump

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:18 WIB

Hujan Deras Berhari-hari di Filipina, 16 Orang Tewas

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:10 WIB

Israel Tutup Desa Kristen di Tepi Barat Palestina

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:05 WIB

Prabowo Bakal Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang 27 Agustus

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 09:04 WIB

Modus-modus SMS Pinjaman Online Cepat Cair yang Bodong

News Selasa, 11 Agu 2026 | 09:03 WIB

Kerangka Wanita Hamil Berusia 9.000 Tahun Ditemukan

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 08:55 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close