A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Organisasi Bernama Yakuza Muncul di Kediri, Wadah Santri Jalur Kiri untuk Hijrah - Ntvnews.id

Organisasi Bernama Yakuza Muncul di Kediri, Wadah Santri Jalur Kiri untuk Hijrah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mei 2026, 09:26
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Organisasi Dakwah Yakuza Maneges Berdiri Organisasi Dakwah Yakuza Maneges Berdiri (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Organisasi sosial dan dakwah bernama Yakuza Maneges resmi dideklarasikan di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (9/5). Organisasi ini digagas oleh sejumlah tokoh di Kediri, termasuk para gus atau putra kiai, dengan fokus pada pendekatan spiritual bagi mereka yang ingin memperbaiki diri dan kembali ke jalan yang dianggap benar.

Di balik namanya, Yakuza Maneges mengundang perhatian publik karena identik dengan organisasi kriminal Jepang. Namun, pendiri sekaligus inisiator organisasi tersebut, Thuba Topo Broto Maneges atau Den Gus Thuba, menegaskan bahwa nama Yakuza yang diadopsi memiliki filosofi berbeda dan justru sarat makna spiritual.

"Organisasi Yakuza Maneges ini lagi bukan sekadar sebagai wadah berkumpul namun sebagai sebuah sarana perubahan dan pengabdian. Organisasi yang Yakuza Maneges membawa filosofi dan makna yang mendalam. Yakuza, yang awalnya kotor ujungnya zuhud abadi," ujar Den Gus Thuba dalam pidato deklarasinya, dikutip Senin (11/5).

Baca Juga: Dugaan Malapraktik di RS Swasta Berinisial S Jakarta Selatan, Pemilik Saham Polisikan Dokter

Menurut Gus Thuba, organisasi tersebut dibentuk sebagai ruang bagi orang-orang yang pernah berada di lingkungan kelam, terjerumus dalam kemaksiatan, atau merasa hidupnya tersesat, tetapi masih memiliki niat untuk berubah. Yakuza Maneges disebut hadir sebagai wadah pembinaan spiritual dan sosial bagi kelompok yang selama ini berada di pinggiran masyarakat.

"Yakuza Maneges merupakan tempat bagi saudara-saudara kita yang sering kita sebut sebagai santri jalur kiri. Mereka ini tersesat yang berada di jalan menuju jalan yang keliru bahkan terjatuh dalam dosa yang berat. Namun masih memiliki niat dan tekad untuk berbenah diri kembali ke jalan yang benar dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat," tuturnya.

Organisasi tersebut juga menegaskan posisinya berada di bawah naungan Majelis Semaan Al-Qur'an dan Dzikrul Ghofilin yang didirikan KH Hamim Jazuli atau Gus Miek. Keterkaitan itu disebut menjadi dasar pendekatan dakwah yang mengedepankan nilai spiritual dan pembinaan terhadap kaum marginal.

Baca Juga: 6 Jenazah Ditemukan di Gerbong Kereta Barang, Polisi Selidiki Penyebabnya

"Perlu diketahui bahwa organisasi Yakuza Maneges ini berdiri di bawah naungan Majelis Semaan Al-Qur'an dan Dzikrul Ghofilin oleh KH Hamim Jazuli (Gus Miek). Nilai utama yang saya pegang menanamkan nilai spiritual yang telah diajarkan oleh Almarhum Gus Miek di masa silam kepada kaum marginal," ucapnya.

Gus Thuba yang juga putra almarhum Gus Miek menegaskan Yakuza Maneges bukan organisasi yang berafiliasi dengan kepentingan politik tertentu. Mereka juga menyatakan komitmennya untuk berjalan searah dengan aparat penegak hukum serta membantu masyarakat yang menghadapi persoalan sosial maupun hukum.

"Kami juga menegaskan bahwa Yakuza Maneges tidak berdiri berseberangan dengan negara melainkan hadir untuk mendukung dan berjalan bersama aparat penegak hukum," tegasnya.

x|close