Atap Ruang Kelas MTs di Sragen Roboh Saat Belajar, 7 Siswa Luka-luka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mei 2026, 15:45
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen aMBRUK MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen aMBRUK (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Atap ruang kelas di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah 4 Bulu, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, ambruk saat proses belajar mengajar berlangsung. Peristiwa tersebut mengakibatkan sekitar 7 siswa dan guru mengalami luka hingga harus mendapatkan penanganan medis.

Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab ambruknya atap kelas tersebut. Dugaan awal mengarah pada kondisi bangunan yang sudah tua dan mengalami pelapukan, terutama pada bagian konstruksi atap.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, mengatakan hasil pengecekan awal menunjukkan bangunan sekolah itu telah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan sudah lama tidak menjalani renovasi pada bagian atap.

"Kalau tadi kami lihat memang bangunan ini kan bangunan tua ya. Bangunan pertama dibangun tahun 1978, kemudian sempat direnovasi tahun 2000. Sejak tahun 2000 sampai sekarang berarti sudah sekitar 26 tahun belum ada renovasi lagi," ujar Dewiana di lokasi kejadian, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Chelsea Siap Boyong Xabi Alonso

Menurutnya, kondisi material penyangga atap sudah dalam keadaan lapuk dan tidak lagi layak digunakan. Bagian kayu penopang disebut mengalami kerusakan cukup parah sehingga diduga menjadi penyebab utama runtuhnya atap ketika kegiatan belajar berlangsung.

"Jadi memang kalau dilihat tadi sudah lapuk semua itu bagian atapnya. Itulah yang tadi diambil oleh tim dari Satreskrim untuk dijadikan bahan bukti untuk penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Sejumlah material bangunan yang runtuh juga diamankan guna diperiksa lebih lanjut oleh tim penyidik.

Kapolres menegaskan penyelidikan dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan faktor teknis lain yang memicu ambruknya bangunan.

Baca Juga: Infografik: Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

"Kami laksanakan penyelidikan lebih lanjut untuk membuat terang kejadian ini. Kami imbau ke depan pihak pengelola harus lebih bertanggung jawab dalam pemeliharaan gedung sekolah, jangan sampai ada korban lagi," tegas Dewiana.

Peristiwa ambruknya atap terjadi di ruang kelas 7 MTs Muhammadiyah 4 Bulu saat pelajaran Bahasa Inggris tengah berlangsung. Saat itu, proses belajar mengajar dipandu guru bernama Nurul Eka Ismiyati.

Wakil Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Cipto Waluyo, mengatakan insiden terjadi ketika kegiatan belajar pada jam pertama sedang berlangsung. Di tengah pembelajaran, atap kelas tiba-tiba roboh dan menimpa siswa serta guru yang berada di dalam ruangan.

x|close