Ntvnews.id, Jakarta - TNI Angkatan Laut resmi memperkuat armada riset dan eksplorasi kelautannya melalui kehadiran KRI Canopus-936 yang tiba di Indonesia pada Senin, 11 Mei 2026. Kapal tersebut diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung TNI AL dalam menjalankan misi eksplorasi laut dalam, pencarian dan pertolongan (SAR), hingga operasi militer tertentu.
KRI Canopus-936 memiliki kemampuan eksplorasi kelautan hingga 60 hari pelayaran dengan jangkauan kedalaman mencapai 11.000 meter. Kapal ini juga didukung berbagai teknologi modern seperti peluncur survei hidrografi (HSL), kendaraan kendali jarak jauh atau remotely operated vehicle (ROV), autonomous underwater vehicle (AUV), serta pesawat nirawak atau unmanned aerial vehicle (UAV). Kehadiran perlengkapan tersebut membuat kapal mampu menjalankan berbagai misi pemetaan dan penelitian laut secara lebih optimal.
TNI AL telah melatih 93 prajurit di Eropa sebagai awak kapal. TNI AL juga memesan kapal selam mini yang nantinya dipasang di KRI Canopus-936 guna menunjang misi SAR bawah laut dan eksplorasi kedalaman ekstrem.
Pembangunan KRI Canopus-936 dimulai di Jerman pada 15 September 2023 sebelum akhirnya diserahterimakan kepada TNI AL pada 12 Februari 2026. Kapal tersebut kemudian berlayar melintasi Samudra Atlantik menuju Indonesia pada 14 Maret 2026 dan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 10 Mei 2026.
Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali menyatakan kehadiran KRI Canopus-936 diharapkan mampu membuka akses pemetaan di sejumlah wilayah perairan Indonesia yang selama ini belum terjangkau secara maksimal.
Berikut Infografiknya:
Kapal Republik Indonesia (KRI) Canopus-936 tiba di Indonesia, Senin (11/5), untuk memperkuat TNI Angkatan Laut dalam menjalankan misi eksplorasi kelautan. Kapal canggih ini dilengkapi peralatan penunjang untuk melakukan misi lainnya. (Antara)
Baca Juga: Pertamina Trans Kontinental Goes to Campus, Dukung Kualitas Talenta Maritim Indonesia
(Sumber: Antara)
Kapal Republik Indonesia (KRI) Canopus-936 tiba di Indonesia, Senin (11/5), untuk memperkuat TNI Angkatan Laut dalam menjalankan misi eksplorasi kelautan. Kapal canggih ini dilengkapi peralatan penunjang untuk melakukan misi lainnya. (Antara)