Viral Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Minta Maaf

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Mei 2026, 12:38
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri Assidiqi Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri Assidiqi (Instagram @fakta.indo)

Ntvnews.id, Jakarta - Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri Assidiqi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat usai viral karena kedapatan bermain game sambil merokok saat rapat dengar pendapat terkait isu kesehatan masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi dalam rapat DPRD Jember yang berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026. Agenda rapat saat itu membahas sejumlah persoalan penting, mulai dari stunting, campak, hingga tingginya angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Jember.

Video aksi Achmad Syahri yang bermain game di tengah rapat kemudian ramai beredar di media sosial dan menuai sorotan publik.

Menanggapi viralnya video tersebut, Achmad Syahri Assidiqi mengaku khilaf dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Jember serta jajaran Partai Gerindra. Ia juga mengatakan siap menerima konsekuensi atas tindakannya.

Baca Juga: Ketua DPRD Jember Minta Maaf Usai Anggotanya Viral Main Game dan Merokok Saat RDP

"Achmad Syahri Assidiqi, Anggota DPRD Komisi D Kabupaten Jember, dengan rendah hati meminta maaf, memohon maaf kepada masyarakat Jember khususnya kepada ketua umum Gerindra dan juga kepada DPP Gerindra atas apa yang sudah beredar," ucapnya, dikutip dari video yang dunggah akun Instagram @fakta.indo, Kamis, 14 Mei 2026.

Ia menyadari tindakan tersebut tidak pantas dilakukan saat rapat resmi yang membahas persoalan kesehatan masyarakat.

Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game <b>(Instagram)</b> Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game (Instagram)

"Saya sadar dengan apa yang saya lakukan, saya khilaf, ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya," ungkapnya.

Sebagai anggota DPRD muda di Jember, Achmad Syahri menyatakan siap menerima sanksi baik dari partai maupun DPRD Kabupaten Jember. Ia juga mengaku masih memiliki banyak kekurangan sebagai politisi muda dan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

"Saya siap disanksi oleh partai dan juga DPRD kabupten. Saya sebagai anak muda juga banyak kekurangan. Semoga ke depannya ini tidak terulang lagi dalam hidup saya," terangnya.

Di akhir pernyataannya, Achmad Syahri kembali menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya warga Jember, atas kegaduhan yang muncul akibat tindakannya saat rapat berlangsung.

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya pada masyarakat jember," tutupnya.

x|close