A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Bupati Bogor Bantah Isu Kabupaten Bogor Keluar dari Jawa Barat - Ntvnews.id

Bupati Bogor Bantah Isu Kabupaten Bogor Keluar dari Jawa Barat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mei 2026, 17:13
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/M Fikri Setiawan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/M Fikri Setiawan (Antara)

Ntvnews.id, Kabupaten Bogor - Bupati Bogor Rudy Susmanto membantah kabar yang beredar di media sosial mengenai Kabupaten Bogor akan keluar dari Provinsi Jawa Barat menyusul polemik penutupan tambang di kawasan Parungpanjang.

Rudy menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor tetap menjalin hubungan harmonis dan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi.

"Kami hanya mengajak seluruh masyarakat, berbijaklah menggunakan media sosial," kata Rudy di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin, 18 Mei 2026.

Ia memastikan narasi yang menyebut dirinya maupun jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor mengancam keluar dari Provinsi Jawa Barat merupakan informasi yang tidak benar.

"Kalau sampai ada berita-berita, apabila kebijakan A, B, C tidak dituruti, maka bupati, wakil bupati mengancam akan keluar dari Provinsi Jawa Barat, tunjukkan videonya, tunjukkan statement-nya. Saya pastikan tidak ada," ujarnya.

Menurut Rudy, saat ini pemerintah daerah lebih fokus mendorong percepatan pembangunan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat di berbagai sektor strategis.

Baca Juga: Viral 18 Siswi di Garut Nangis Usai Rambut Dipotong Guru BK, Dedi Mulyadi Turun Tangan

Ia menyebut Kabupaten Bogor masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, rehabilitasi sekolah, hingga peningkatan layanan publik.

"Masyarakat Kabupaten Bogor membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur. Masih banyak jalan yang rusak, masih banyak sekolah yang rusak," katanya.

Rudy juga meminta masyarakat tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial. Ia berharap media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk memberikan kritik maupun masukan yang konstruktif bagi pemerintah.

"Gunakan media sosial sebagai saran, masukan, kritik yang membangun untuk pemerintah," ujarnya.

Selain itu, Rudy menegaskan hubungan Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap berjalan baik dan saling mendukung demi pembangunan daerah.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Imbau Bobotoh Tak Euforia Berlebihan Usai Persib Menang

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mengikuti arahan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

"Kita membangun bangsa bersama-sama sesuai dengan kewenangan, tanggung jawab, dan porsinya," kata Rudy.

Di akhir pernyataannya, Rudy mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah akibat informasi palsu yang beredar di ruang digital.

"Seluruh masyarakat Kabupaten Bogor cinta damai. Seluruh masyarakat Kabupaten Bogor tidak ingin dipecah belah," ujarnya.

(Sumber: Antara)

x|close