Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Tb Ace Hasan Syadzily mengapresiasi langkah diplomatik pemerintah Indonesia yang berhasil memulangkan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan kemanusiaan dan jurnalis yang sempat ditahan otoritas Israel saat mengikuti misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Hal itu disampaikan Ace usai menghadiri Acara Istigosah dan Tasyakur Milad MDI ke-48 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu, 24 Mei 2026.
"Ya pertama tentu kita patut mengapresiasi ya atas kembalinya 9 warga negara Indonesia baik jurnalis maupun para aktivis kemanusiaan yang telah kembali ke tanah air setelah mengalami penyekapan oleh pihak Israel,” kata Ace.
Menurut dia, tindakan penahanan terhadap para relawan dan jurnalis tersebut tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum humaniter internasional.
"Dan saya kira tindakan penyekapan tersebut tentu merupakan tindakan yang harus kita kecam bersama-sama karena itu menyalahi semangat kemanusiaan juga dan itu melanggar hukum humaniter ya internasional yang memang bagi jurnalis maupun aktivis kemanusiaan ya mereka memiliki apa namanya harus dilindungi dalam tugas mereka sebagai aktivis kemanusiaan maupun tugas-tugas jurnalistik. Nah tapi tentu tindakan itu tidak bisa dibenarkan ya tindakan itu tidak boleh dilakukan,” ujarnya.
Baca Juga: 9 WNI yang Ditahan Israel Bakal Tiba di Indonesia Hari Ini
Ace mengatakan Israel memiliki perspektif berbeda terhadap para relawan dan jurnalis yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut. Namun demikian, menurutnya, langkah para relawan menuju Gaza bertujuan membantu masyarakat sipil dan menyampaikan kondisi nyata yang terjadi di Palestina.
"Nah karena itu menurut saya apa namanya tentu kita juga harus lebih hati-hati karena perspektif yang dipakai oleh Israel terhadap penyekapan berbeda dengan perspektif yang dipahami oleh para jurnalis maupun para aktivis kemanusiaan itu. Tuduhan yang disampaikan oleh Israel bahwa mereka bukan aktivis kemanusiaan tapi dinilai sudah punya keberpihakan terhadap Palestina,” katanya.
"Tapi saya kira tindakan Israel yang juga selalu melakukan tindakan yang anti kemanusiaan ya memang perlu mendapatkan advokasi dan bantuan,” sambung Ace.
Ia menegaskan keberangkatan para relawan ke Gaza semata-mata bertujuan menyalurkan bantuan kemanusiaan dan memberikan informasi terkait kondisi masyarakat Palestina.
"Setidaknya kan keinginan mereka ke Gaza itu kan untuk membantu bantuan kemanusiaan dan menulis atau mengabarkan tentang informasi bagaimana sesungguhnya yang terjadi di Palestina tersebut,” tuturnya.
Ace juga menyinggung langkah pemerintah Indonesia yang terus berupaya mendorong perdamaian di Gaza melalui berbagai jalur diplomasi internasional.
Golkar Apresiasi Diplomasi Pemerintah yang Berhasil Pulangkan 9 WNI dari Penahanan Israel* (Istimewa)
"Nah karena itu saya kira ya pemerintah sendiri kan sebetulnya sudah terus mencoba untuk melakukan upaya menjaga perdamaian terutama di Gaza yang salah satunya adalah dengan bergabungnya dengan BOP gitu ya, walaupun hingga saat ini keberadaan BOP sendiri saya kira perlu dikaji lebih lanjut ya disebabkan karena situasi geopolitik di akibat dari perang Israel-Amerika versus Iran yang membuat situasi semakin tidak menentu,” jelasnya.
Ia kembali menegaskan bahwa tindakan Israel terhadap para relawan dan jurnalis bertentangan dengan prinsip hukum internasional.
"Tapi saya kira prinsip dasarnya bahwa apapun tindakan yang dilakukan oleh Israel yang melakukan penyekapan terhadap para aktivis kemanusiaan dan jurnalis itu adalah tindakan yang tidak dibenarkan ya karena menyalahi prinsip-prinsip hukum humaniter internasional,” katanya.
Baca Juga: Anji Resmi Menikah dengan Dena Desy
Ace juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah Indonesia, khususnya melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Turki, dalam upaya membebaskan para WNI tersebut.
"Dan saya kira pemerintah juga telah melakukan langkah-langkah diplomatik yang sangat baik ya dengan secara proaktif terutama melalui Kedutaan Besar kita di Turki untuk menyelamatkan dan membawa pulang para warga negara Indonesia yang disekap ya oleh Israel,” ucap Ace.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, namun menegaskan perjuangan kemanusiaan untuk Palestina harus tetap dilanjutkan.
"Tentu kita berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi tetapi tentu tidak menyurutkan kita untuk terus berjuang agar tindakan anti kemanusiaan di Gaza atau di tempat-tempat yang lain harus terus kita perjuangkan. Karena itu merupakan prinsip konstitusi kita yaitu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan dan semoga langkah-langkah tersebut tetap tidak membuat kita terus mengalah untuk berjuang gitu,” pungkasnya.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Tb Ace Hasan Syadzily (Istimewa)