Ntvnews.id, Alberta - Provinsi Alberta di Kanada berencana mengadakan referendum pada Oktober 2026 terkait kemungkinan pemisahan diri dari Kanada.
Meski demikian, Perdana Menteri Alberta Danielle Smith menegaskan bahwa pemungutan suara tersebut bukan referendum langsung untuk menentukan kemerdekaan Alberta dari Kanada.
Dalam pidato yang disiarkan melalui televisi pada Kamis, 21 Mei 2026, Smith menyampaikan bahwa warga Alberta nantinya hanya akan memutuskan apakah pemerintah perlu mengambil langkah hukum guna menggelar referendum resmi terkait pemisahan dari Kanada.
“Saya mendukung Alberta tetap berada di Kanada dan itulah pilihan saya dalam referendum,” ujar Smith.
Dilansir dari France 24, Senin, 25 Mei 2026, pertanyaan dalam referendum itu nantinya akan berisi pilihan apakah Alberta tetap menjadi bagian dari Kanada atau memulai proses hukum berdasarkan konstitusi untuk mengadakan referendum pemisahan yang bersifat mengikat.
Dinilai Serupa dengan Strategi Brexit
Pengamat politik dari University of Calgary, Ian Brodie, menilai langkah Smith dilakukan dengan hati-hati karena referendum awal hanya bertujuan mengukur sejauh mana dukungan publik terhadap isu pemisahan.
Sementara itu, profesor ilmu politik dari McGill University, Daniel Béland, menilai strategi Smith memiliki kemiripan dengan langkah mantan Perdana Menteri Inggris David Cameron menjelang referendum Brexit.
Baca Juga: Senator Kanada Ungkap Pentingnya Kerja Sama dengan Indonesia, Tak Sekadar Perdagangan
Menurut Béland, Smith mencoba meredakan tekanan dari kelompok dalam Partai Konservatif Bersatu Alberta yang mendukung pemisahan wilayah tersebut dari Kanada.
Sebelumnya, tiga anggota partai tersebut mengusulkan agar referendum dilaksanakan pada 19 Oktober 2026. Namun, hasil referendum itu tidak otomatis membuat Alberta menjadi negara merdeka karena proses pemisahan tetap harus melalui negosiasi dengan pemerintah federal Kanada.
Bendera Kanada (Antara)
Pada 1998, Supreme Court of Canada memutuskan bahwa sebuah provinsi tidak dapat memisahkan diri secara sepihak dari Kanada. Pemerintah federal Kanada juga menegaskan komitmennya menjaga persatuan nasional.
“Pemerintah Kanada meyakini kepentingan warga Alberta dan seluruh rakyat Kanada akan lebih baik jika kami bekerja bersama,” kata Menteri Urusan Antarpemerintahan Kanada Dominic LeBlanc.
Berdasarkan hasil survei terbaru, dukungan masyarakat terhadap pemisahan Alberta dari Kanada masih berada di bawah angka 30 persen.
Bendera Kanada (Antara)