TNI Tegaskan Keterlibatan dalam Penanganan Begal di Jakarta Bagian dari OMSP

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mei 2026, 17:15
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026). ANTARA/Walda Marison/am. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026). ANTARA/Walda Marison/am. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam membantu penanganan aksi begal di wilayah Jakarta merupakan bagian dari pelaksanaan operasi militer selain perang (OMSP). Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keamanan masyarakat, terutama melalui kerja sama lintas institusi.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa peran TNI dalam konteks ini tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku, dengan mengedepankan koordinasi bersama aparat kepolisian. Ia menegaskan bahwa tugas utama penegakan hukum tetap berada di tangan Polri.

Baca Juga: Polda Metro Ungkap Hasil Visum Model AWS, Luka Disebut Bukan karena Begal

"Pada prinsipnya, tugas utama penegakan hukum tetap berada pada Polri. Namun dalam konteks OMSP, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan membantu Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Rico saat dikonfirmasi awak media di Jakarta, Selasa, 26 mei 2026.

Rico juga menyebut bahwa langkah yang dilakukan jajaran Kodam Jaya melalui pengerahan batalyon tempur bertujuan untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan melalui patroli bersama, sosialisasi secara humanis kepada warga, serta berbagai upaya pencegahan lainnya.

Baca Juga: Polisi Tegaskan Pria Berkaki Putus di Tambora Bukan Korban Begal

"Tentu seluruh pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi dengan Polri, serta pendekatan humanis sesuai aturan yang berlaku," kata Rico.

Ia menambahkan, OMSP sendiri merupakan bentuk misi non-tempur TNI yang mencakup berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti penanganan bencana, evakuasi warga, pembangunan fasilitas di daerah terdampak, pengamanan masyarakat, hingga pelayanan kesehatan, dengan tujuan utama membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keselamatan warga.

(Sumber: Antara)

x|close