Proses Evakuasi JPO Tendean Pasca Ditabrak Truk, Tiga Unit Crane Dikerahkan ke Lokasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jul 2026, 13:08
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Proses Evakuasi JPO Tendean yang rungkad karena ditabrak truk Proses Evakuasi JPO Tendean yang rungkad karena ditabrak truk (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Proses evakuasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, resmi dimulai pada Selasa, 14 Juli 2026. Langkah ini diambil menyusul kerusakan parah pada konstruksi jembatan setelah ditabrak oleh sebuah truk pengangkut alat berat pada Selasa dini hari.

Pantauan di lokasi menunjukkan skala evakuasi yang cukup besar. Sebanyak tiga unit crane dikerahkan untuk mengangkat beban rangka baja jembatan yang ringsek. Hingga siang hari, setidaknya 3 unit crane besar berwarna biru-putih, putih hijau dan hitam sudah diposisikan tepat di bawah titik kerusakan untuk menyangga beban utama.

Untuk truk yang tersangkut di JPO sudah berhasil ditarik, dan tengah berlanjut proses pemotongan besi jembatan. Sejumlah petugas dari Dinas Bina Marga terlihat bergerak cepat di lapangan.

Beberapa petugas tampak memanjat rangka jembatan untuk memasang tali sling baja pada titik-titik krusial konstruksi. Penggunaan crane sangat vital dalam tahap ini untuk mengangkat petugas menuju bagian atas jembatan yang sulit dijangkau secara manual.

Proses pembongkaran jembatan yang memiliki risiko tinggi ini melibatkan koordinasi ketat lintas instansi. Personel kepolisian bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Bina Marga tampak bersiaga penuh di sekitar area evakuasi. Selain memastikan teknis pembongkaran berjalan lancar, petugas juga fokus pada pengamanan perimeter agar warga tidak mendekat ke zona berbahaya.

Dampak dari proses evakuasi ini, arus lalu lintas di Jalan Kapten Tendean mengalami perubahan signifikan. Untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, pihak kepolisian melakukan penutupan total pada ruas jalan yang mengarah dari Tendean menuju Blok M atau Santa.

Kondisi jalan di bawah JPO terpantau steril dari kendaraan bermotor guna memberi ruang gerak bagi alat berat. Sementara itu, untuk arah sebaliknya, arus lalu lintas masih dibuka namun dilakukan pengaturan secara situasional oleh petugas Dishub di lapangan guna menghindari kepadatan yang mengekor.

Sebagai informasi, kerusakan JPO Tendean ini dipicu oleh kecelakaan tunggal di mana sebuah truk pengangkut alat berat yang melintas melebihi batas ketinggian jembatan. Tabrakan tersebut menyebabkan struktur utama JPO bergeser dan mengalami deformasi yang membahayakan keselamatan publik jika tidak segera dibongkar.

Hingga berita ini diterbitkan, proses evakuasi masih berlangsung. Pihak berwenang mengimbau para pengendara untuk mencari rute alternatif guna menghindari potensi kemacetan di sekitar kawasan Mampang Prapatan selama proses pengerjaan berlangsung.

x|close