Ntvnews.id, Jakarta - Suasana malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Adha di wilayah Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mendadak berubah tegang setelah seekor sapi kurban dilaporkan mengamuk dan memicu kepanikan warga. Hewan yang diduga hendak dipersiapkan untuk kurban itu tak hanya kabur dari lokasi, tetapi juga menyeruduk tenda hajatan milik warga yang tengah bersiap menggelar akad nikah.
Insiden tersebut terjadi di tengah euforia masyarakat menyambut Idul Adha, momen yang identik dengan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial. Namun di Karanglewas, malam takbiran justru diwarnai kepanikan ketika sapi berukuran besar itu lepas kendali dan berlari ke area permukiman warga.
Dalam video yang beredar di media sosial, sapi tampak bergerak liar hingga merusak sejumlah perlengkapan hajatan. Tenda yang telah dipasang untuk acara pernikahan dilaporkan porak-poranda akibat diterjang hewan tersebut. Peristiwa itu sontak membuat warga sekitar panik dan berupaya menghindar demi keselamatan.
Pemilik akun TikTok @meiwinda75 yang mengunggah video kejadian mengaku terpukul atas insiden tersebut. Pasalnya, akad nikah dijadwalkan berlangsung keesokan harinya sehingga kerusakan tenda membuat persiapan acara menjadi terganggu.
Baca Juga: Bandar Narkoba di OKU Tikam Polisi Saat Penangkapan, Akhirnya Ditangkap Warga dan Petugas
“Iya tadi malem kejadiannya, aku juga semalem nangis kejer ka, akadnya besok kak,” tulis akun tersebut pada Selasa pagi (27/5).
Warga yang berada di lokasi tampak berusaha menenangkan situasi dengan menggiring sapi secara perlahan agar tidak semakin membahayakan lingkungan sekitar. Setelah sempat membuat kepanikan, hewan tersebut akhirnya berhasil dikendalikan dan dikembalikan ke tempat semula.
Menjelang Idul Adha, kasus hewan kurban lepas atau mengamuk kerap menjadi perhatian, terutama jika proses pengamanan tidak dilakukan secara maksimal. Biasanya, sapi yang baru dipindahkan atau berada di lingkungan ramai dapat mengalami stres sehingga menjadi lebih agresif. Karena itu, warga dan panitia kurban diimbau memastikan pengikatan, penanganan, serta lokasi penempatan hewan dilakukan dengan aman untuk menghindari insiden serupa.
Beruntung, tidak ada laporan korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi akibat rusaknya perlengkapan hajatan disebut cukup membuat pemilik acara syok, terlebih akad nikah dijadwalkan berlangsung sehari setelah insiden terjadi. Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut terkait kondisi kerusakan maupun pertanggungjawaban atas peristiwa tersebut.
Sapi Ngamuk di Banyumas (Instagram)