Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bakal menerima surat kepercayaan atau letter of credentials dari delapan duta besar (dubes) negara-negara sahabat di kompleks Istana Kepresidenan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan agenda tersebut sebenarnya sudah direncanakan jauh hari.
Menurut Pras, ada dua agenda pelantikan yang dilakukan oleh Presiden pada hari ini. Salah satunya adalah pelantikan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, setelah eks Kepala BGN Dadan Hindayana hingga wakilnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya dicopot.
"Jadi, beberapa agenda beliau di antaranya adalah hari ini direncanakan akan ada pelantikan pimpinan Badan Gizi Nasional yang oleh karena sesuatu hal, beberapa waktu yang lalu Bapak Presiden melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional," ujar Pras di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Ia melanjutkan, untuk agenda kedua adalah Prabowo melantik Presiden Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden terkait masalah ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.
"Yaitu adalah Bapak Said Iqbal, yang beliau akan diminta membantu Bapak Presiden berkenaan dengan masalah ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh sebagai bentuk sekali lagi komitmen Bapak Presiden semenjak satu tahun yang lalu," jelas Pras.
"Untuk terus bersama-sama kita mencari formula-formula untuk memastikan masalah tenaga kerja dan masalah kesejahteraan buruh itu menjadi prioritas dari pemerintah," imbuh dia.
Di samping agenda pelantikan penyelenggara negara, Prabowo akan menerima surat kepercayaan dari delapan dubes dari negara sahabat. Pras mengatakan jadwal tersebut sudah direncanakan sejak lama.
"Baru berikutnya adalah penerimaan kredensial delapan duta besar negara sahabat yang memang sebenarnya sudah direncanakan ini kan masalah waktu ya. Yang kemudian untuk efisiensi, untuk keserentakan maka acara tersebut dilaksanakan pada hari ini," tandasnya.
Mensesneg Prasetyo Hadi. (NTVNews.id)