Presiden Belarus Alexsander Lukashenko Tiba di Indonesia, Disambut Menhan Sjafrie Sambut

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jul 2026, 15:20
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko Tiba di Indonesia, Disambut Menhan Sjafrie Sambut Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko Tiba di Indonesia, Disambut Menhan Sjafrie Sambut (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyambut kedatangan Presiden Republik Belarus Alexsander Lukashenko di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.

Penyambutan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Belarus ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026.

Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Sjafrie menyatakan bahwa kunjungan Presiden Lukashenko memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Belarus, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis di berbagai sektor.

"Saya menyambut kehadiran Presiden Republik Belarus H.E. Alexander Lukashenko di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta (Rabu, 1 Juli 2026)," tulis Sjafrie dalam unggahannya.

Ia menegaskan, kunjungan kepala negara Belarus tersebut diharapkan dapat semakin mempererat hubungan persahabatan kedua negara yang selama ini terus berkembang.

"Kehadiran Presiden Belarus menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan persahabatan Indonesia-Belarus, sekaligus membuka ruang penguatan kerja sama strategis yang saling menghormati, saling menguntungkan dan berkontribusi bagi kemajuan kedua bangsa," tulis Sjafrie.

Baca Juga: Momen Aksi Peragaan Ketangkasan Polri Hingga Defile Ribuan Personel Warnai Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Hadapan Prabowo

Presiden Belarus Alexsander Lukashenko dijadwalkan melakukan pertemuan kenegaraan dengan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 2 Juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda diplomasi penting Indonesia dengan negara-negara kawasan Eurasia.

Persiapan kunjungan kenegaraan Presiden Lukashenko sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dengan Menteri Luar Negeri Belarus Maxim Ryzhenko di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, pada Selasa, 30 Juni 2026. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai agenda kerja sama strategis serta persiapan pelaksanaan kunjungan kepala negara Belarus.

Hubungan Indonesia dan Belarus sendiri menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Momentum penguatan hubungan kedua negara salah satunya tercermin saat Presiden Prabowo Subianto, dalam perjalanan pulang dari kunjungan kerja di Prancis pada Juli 2025, singgah di Belarus dan bertemu langsung dengan Presiden Lukashenko di kediaman pribadinya di Ozyorny, di luar ibu kota Minsk.

Pertemuan yang berlangsung selama sekitar tiga jam dalam suasana hangat dan bersahabat tersebut menjadi simbol kedekatan hubungan kedua pemimpin. Dalam kesempatan itu, Presiden Lukashenko mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo merupakan pemimpin kedua setelah Presiden Rusia Vladimir Putin yang berkunjung ke kediamannya setelah bangunan tersebut selesai direstorasi.

“Bapak Presiden, setelah restorasi rumah ini (dulunya rumah militer), sebelum Anda, hanya Presiden Putin yang mengunjungi rumah ini. Dulu kala, bahkan sebelum restorasinya, (Presiden Tiongkok) Xi Jinping berkunjung ke sini bersama keluarganya,” ungkap Presiden Lukashenko saat menyambut Presiden Prabowo kala itu.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas berbagai isu strategis, termasuk peluang penguatan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, pertahanan, pertanian, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Saya senang menyambut Anda di rumah ini dan siap membahas semua isu yang mungkin menjadi agenda hubungan kita,” ujar Presiden Lukashenko.

Kunjungan kenegaraan Presiden Belarus ke Indonesia kali ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan Belarus.

x|close