Perluas Akses Air Bersih untuk Masyarakat, Freeport Indonesia Hibahkan 11 KM Pipa kepada Pemkab Mimika

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jul 2026, 11:56
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
(Kiri ke kanan) Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Bupati Mimika Johannes Rettob, Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, dan VP Government Relations PTFI Lenny Josephina saat meninjau lokasi Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Kamis, 9 Juli 2026.  (Kiri ke kanan) Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Bupati Mimika Johannes Rettob, Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, dan VP Government Relations PTFI Lenny Josephina saat meninjau lokasi Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Kamis, 9 Juli 2026.

Ntvnews.id, Timika - PT Freeport Indonesia (PTFI) menghibahkan 11 kilometer pipa kepada Pemerintah Kabupaten Mimika untuk mempercepat pengembangan jaringan distribusi air bersih agar lebih banyak masyarakat menikmati air bersih yang aman dan berkelanjutan. 

“Kami menyampaikan apresiasi atas terbangunnya kemitraan yang harmonis antara PT Freeport Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Mimika. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, menjawab kebutuhan masyarakat, serta menciptakan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh masyarakat,” kata Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan pada acara serah terima hibah 1.724 pipa yang berlangsung di area Dataran Rendah Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Kamis, 9 Juli 2026.

Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma  mengatakan kolaborasi PTFI dan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam pembangunan layanan air bersih sudah berjalan lama. Menurutnya, PTFI berkomitmen memastikan kolaborasi tersebut menghadirkan manfaat nyata melalui perluasan akses air bersih yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat Mimika.

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah pipa HDPE antara Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia oleh Kepala Dinas PUPR Mimika Inosensius Yoga Pribadi dan VP Government Relations PTFI Lenny Josephina, disaksikan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Bupati Mimika Johannes Rettob, Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, serta VP Operational Support PTFI Jim Dellinger di Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kamis, 9 Juli 2026. Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah pipa HDPE antara Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia oleh Kepala Dinas PUPR Mimika Inosensius Yoga Pribadi dan VP Government Relations PTFI Lenny Josephina, disaksikan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Bupati Mimika Johannes Rettob, Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, serta VP Operational Support PTFI Jim Dellinger di Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kamis, 9 Juli 2026.

"Kerja sama ini telah berlangsung cukup lama dan merupakan salah satu dari berbagai bentuk kolaborasi yang dilakukan Freeport bersama pemerintah. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus berjalan berdampingan dengan Pemerintah Kabupaten Mimika serta memberikan dukungan yang berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang benar-benar layak dan aman untuk dikonsumsi," ujar Claus. 

Baca JugaPangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda Merah Putih di Mimika

Adapun serah terima ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dilakukan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika Inosensius Yoga Pribadi dan Vice President Government Relations PTFI Lenny Josephina, disaksikan Bupati Mimika Johannes Rettob bersama jajaran manajemen PTFI. 

Tumpukan pipa HDPE hibah PT Freeport Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Mimika di Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kamis, 9 Juli 2026. Pipa sepanjang sekitar 11 kilometer ini akan digunakan untuk mendukung perluasan jaringan distribusi air bersih di Mimika. Tumpukan pipa HDPE hibah PT Freeport Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Mimika di Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kamis, 9 Juli 2026. Pipa sepanjang sekitar 11 kilometer ini akan digunakan untuk mendukung perluasan jaringan distribusi air bersih di Mimika.

Pipa yang dihibahkan merupakan pipa High-Density Polyethylene (HDPE) dengan berbagai ukuran yang akan digunakan Dinas PUPR untuk memperluas jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari Water Treatment Plant (WTP) 430 Kuala Kencana menuju Timika dan wilayah sekitarnya. Program ini mendukung target Pemerintah Kabupaten Mimika untuk melayani hingga 50.000 sambungan rumah di akhir tahun 2027. Saat ini, sekitar 14.000 rumah tangga telah terhubung dengan jaringan layanan air bersih. 

Kolaborasi penyediaan air bersih antara PTFI dan Pemerintah Kabupaten Mimika telah berlangsung sejak pembangunan WTP 430 di Kuala Kencana. Fasilitas yang dibangun PTFI dengan investasi sekitar Rp150 miliar tersebut memiliki dua unit pengolahan air, dua tangki penampung dengan kapasitas total 2,5 juta liter, serta empat unit pompa yang mampu menyuplai hingga 200 liter air bersih per detik.  

Jajaran Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia berfoto bersama usai pelaksanaan serah terima hibah pipa HDPE di Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kamis, 9 Juli 2026. Hibah ini diharapkan mempercepat pengembangan jaringan distribusi air bersih di Kabupaten Mimika. Jajaran Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia berfoto bersama usai pelaksanaan serah terima hibah pipa HDPE di Mile 34, Distrik Kuala Kencana, Kamis, 9 Juli 2026. Hibah ini diharapkan mempercepat pengembangan jaringan distribusi air bersih di Kabupaten Mimika.

”Penyediaan air bersih merupakan investasi bagi kesehatan, kualitas hidup, dan masa depan masyarakat. PTFI akan terus menjadi mitra pembangunan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Claus. 

Baca JugaPerkuat Konektivitas Wilayah, Kodim 1710/Mimika Ground Breaking 6 Jembatan Garuda

Tentang PT Freeport Indonesia (PTFI)

PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan tambang mineral terkemuka, afiliasi dari Freeport-McMoRan Inc. (FCX) dan Mining Industry Indonesia (MIND ID). PTFI menjalankan kegiatan pertambangan, pengolahan, dan pemurnian mineral secara terintegrasi untuk menghasilkan katoda tembaga, emas, dan perak batangan. Melalui operasi hulu ke hilir, PTFI menjadi perusahaan tambang tembaga terintegrasi terbesar di dunia. 

Kegiatan penambangan PTFI berlokasi di kawasan Grasberg, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, salah satu wilayah pegunungan terpencil dan ekstrem di dunia yang memiliki salah satu deposit tembaga dan emas terbesar. Proses pemurnian dilakukan di fasilitas smelter PTFI di Gresik, Jawa Timur, sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap hilirisasi dan peningkatan nilai tambah mineral di dalam negeri. 

PTFI tengah mengembangkan sejumlah tambang bawah tanah berskala besar dan berkadar tinggi di kawasan mineral Grasberg. Melalui pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, penerapan teknologi canggih, dan standar keselamatan kelas dunia, PTFI berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional. 

x|close