Soroti Prestasi Menembak TNI, Prabowo: Juara antara Tentara Terbaik di Dunia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jul 2026, 17:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Prabowo Subianto (Istimewa)

Ntvnews.id, Lombok - Presiden Prabowo Subianto menegaskan industri pertahanan nasional mulai menunjukkan kebangkitan setelah pemerintah menghentikan rencana penjualan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) strategis di sektor pertahanan kepada pihak asing.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting bersama empat bendungan lainnya di Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 10 Juli 2026. Ia mengatakan pemerintah kini tengah melakukan penataan BUMN dengan menutup perusahaan-perusahaan yang dinilai tidak efisien.

Hingga saat ini, pemerintah telah menutup sekitar 240 BUMN dan menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 250 pada akhir Juli 2026. Secara keseluruhan, sebanyak 800 BUMN ditargetkan ditutup hingga akhir tahun sebagai bagian dari upaya efisiensi yang diklaim telah menghemat hampir Rp70 triliun dari biaya operasional dan direksi.

Prabowo mengungkapkan sejumlah perusahaan strategis sebelumnya sempat direncanakan untuk dilepas kepada investor asing. Namun, pemerintah memutuskan mempertahankan dan membangkitkan kembali perusahaan-perusahaan tersebut.

Baca Juga: Prabowo Sebut Ada Negara yang Iri dan Ingin Indonesia Pecah

"Banyak sekali perusahaan yang seolah-olah tadinya mau dijual, tadinya mau dijual ke asing saya larang. Tadinya industri pertahanan mau dijual. PT PAL mau dijual, PT Pindad mau dijual, PTDI dibunuh mau dijual. Kita bangkitkan sekarang kita akan bangkitkan semua perusahaan-perusahaan itu," ujar Prabowo.

Menurutnya, hasil pembenahan mulai terlihat. PT PAL kini telah mampu memproduksi kapal perang hingga kapal selam, sementara PT Pindad berhasil memperoleh kontrak dari Arab Saudi untuk pengadaan senapan dan senapan mesin bagi kebutuhan militer negara tersebut.

Prabowo juga menyoroti prestasi prajurit TNI dalam berbagai kejuaraan menembak internasional. Ia menilai keberhasilan tersebut membuktikan kemampuan personel Indonesia mampu bersaing dengan tentara terbaik dunia apabila didukung perlengkapan, pelatihan, dan kepemimpinan yang memadai.

"Artinya prajurit Indonesia dikasih perlengkapan yang tepat, makan yang nggak dikorupsi, dikasih komandan yang baik, dikasih peluru yang cukup latihan, dia juara. Juara antara tentara terbaik di dunia," kata Prabowo.

x|close