BPS Pastikan Sensus Ekonomi Digelar untuk Kebutuhan Statistik, Bukan Pajak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jul 2026, 18:26
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti saat dijumpai di Balai Kota, Senin, 13 Oktober 2026 Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti saat dijumpai di Balai Kota, Senin, 13 Oktober 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa pelaksanaan sensus ekonomi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan data statistik, bukan sebagai upaya pendataan untuk kepentingan perpajakan.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa sensus ekonomi dilakukan guna menjaring calon wajib pajak.

“Jadi sensus ini adalah untuk kepentingan statistik, bukan dalam rangka untuk kepentingan perpajakan. Itu yang mungkin perlu diketahui oleh masyarakat luas,” ujar Amalia di Balai Kota Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.

Amalia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan informasi yang diberikan karena BPS menjamin kerahasiaan seluruh data yang dihimpun selama pelaksanaan sensus.

Baca Juga: BPS Sebut Progres Sensus Ekonomi 2026 di Bali Lampaui Rata-rata Nasional

“Kami juga sudah melakukan kolaborasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Telkom, dan juga dengan PT Peruri untuk menjaga keamanan data yang nanti dikumpulkan di server BPS,” tegasnya.

Ia juga menilai partisipasi warga DKI Jakarta sangat penting agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi sebenarnya. Karena itu, masyarakat diimbau menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi secara jujur serta sesuai fakta.

Menurut Amalia, hasil sensus ekonomi nantinya akan kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Data yang terkumpul akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan ekonomi sehingga lebih tepat sasaran karena didukung informasi yang lengkap dan mutakhir.

Bagi masyarakat yang masih merasa ragu memberikan data secara langsung, BPS juga menyediakan fasilitas pengisian kuesioner secara daring yang dapat dilakukan secara mandiri.

Baca Juga: BPS Gandeng Kementerian PPPA dan PNM Perluas Pendataan UMKM Perempuan di Sensus Ekonomi 2026

“Nanti bisa dikomunikasikan ke petugas sensus kami bahwa ada keinginan misalnya ingin mengisi mandiri, silakan disampaikan langsung kepada petugas sensus yang datang,” kata Amalia.

(Sumber: Antara)

x|close