Mensesneg Tegaskan Penyesuaian Penerima MBG Belum Berlaku

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Jul 2026, 19:19
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum memberlakukan penyesuaian sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk wacana yang menyasar masyarakat pada kelompok desil 7 hingga desil 10.

Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026, Prasetyo menjelaskan pemerintah masih berfokus melakukan pembenahan di Badan Gizi Nasional (BGN) usai pergantian pimpinan lembaga tersebut.

"Belum. Setelah terjadi proses perubahan pimpinan di BGN, kami menyampaikan bahwa kami mohon waktu untuk melakukan proses pembenahan kurang lebih satu bulan," katanya.

Ia mengungkapkan bahwa hasil inventarisasi berbagai persoalan dalam pelaksanaan Program MBG telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah kini masih memperdalam evaluasi sekaligus mengkaji sejumlah opsi untuk menyempurnakan pelaksanaan program tersebut.

Baca juga: Prabowo: MBG Disebut Pemborosan, Tapi Ribuan Triliun Kekayaan Negara Hilang Tak Dipersoalkan

Dalam rapat bersama Presiden, salah satu topik yang dibahas ialah simulasi implementasi MBG dengan mempertimbangkan kondisi dan karakteristik tiap daerah, termasuk kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurut Prasetyo, penerapan program di wilayah 3T membutuhkan mekanisme yang berbeda karena jumlah penerima manfaat relatif sedikit dan tersebar di berbagai lokasi sehingga memerlukan pendekatan yang lebih sesuai.

Ia juga menegaskan bahwa pembahasan mengenai kemungkinan penyesuaian kelompok penerima manfaat, termasuk usulan MBG bagi kelompok desil 7–10, masih berada pada tahap kajian dan belum menjadi kebijakan resmi pemerintah.

Berdasarkan penelusuran ANTARA, wacana penyesuaian sasaran penerima MBG muncul setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar bantuan yang diberikan semakin tepat sasaran.

Baca Juga: BGN Evaluasi Ulang Penerima MBG, Sekolah Elit Berpotensi Tidak Lagi Jadi Prioritas

Salah satu opsi yang tengah dibahas adalah memprioritaskan penerima manfaat dari kelompok desil 1 hingga desil 7. Sementara itu, kelompok desil 8 sampai desil 10 masih dalam tahap pembahasan dan belum diputuskan sebagai kebijakan.

Dalam klasifikasi kesejahteraan nasional, desil merupakan pembagian tingkat kesejahteraan penduduk ke dalam 10 kelompok. Desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

(Sumber: Antara)

x|close