Purbaya: Belum Ada Pembahasan Pemangkasan Anggaran Pertahanan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jul 2026, 10:20
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026. Arsip - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan hingga kini belum ada pembahasan dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai rencana pemangkasan anggaran pertahanan sebagaimana sempat disampaikan Presiden dalam pidatonya beberapa waktu lalu.

Purbaya mengatakan, meski anggaran pertahanan merupakan salah satu pos belanja terbesar dalam APBN, pemerintah belum melihat adanya kebutuhan untuk melakukan pengurangan anggaran tersebut. Tahun ini, anggaran Kementerian Pertahanan, termasuk TNI, tercatat sebesar Rp187,10 triliun, sementara anggaran Polri mencapai Rp146,05 triliun.

“Belum (ada pembahasan). Tapi begini, hitungan anggaran pos-nya besar. Kalau memang mungkin defisit kita terganggu ya kita pangkas, tapi rasanya enggak, masih jauh dari sana. Jadi kita masih cukup,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Menurutnya, opsi pengurangan anggaran baru akan dipertimbangkan apabila kondisi fiskal pemerintah, khususnya defisit anggaran, mengalami tekanan yang signifikan. Namun, ia menegaskan kondisi keuangan negara saat ini masih cukup kuat sehingga belum ada urgensi memangkas anggaran sektor pertahanan maupun kepolisian.

Baca Juga: PT Pegadaian (Persero) Siap Mengintegrasikan Ekosistem Emas di Indonesia

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat membuka peluang pengurangan anggaran pertahanan dan Polri saat menghadiri Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan pentingnya efisiensi anggaran negara sebagai upaya mengatasi kemiskinan.

“Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," kata Prabowo.

Saat menyampaikan pidato tersebut, Presiden juga meminta tanggapan langsung dari jajaran TNI dan Polri yang hadir, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, mengenai kemungkinan pemangkasan anggaran.

"Rela TNI? Rela polisi? Aku tanya TNI bukan kau. Rela ya kurangi? Ikhlas? Kok ikhlas, ikhlas, ikhlas," ucap Prabowo.

x|close