Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG di Tahun Ajaran Baru 2026/2027

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jul 2026, 12:12
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memberikan keterangan resmi terkait evaluasi program pemerintah di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memberikan keterangan resmi terkait evaluasi program pemerintah di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah melakukan penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi para peserta didik.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan pemerintah menjadikan tahun ajaran baru sebagai momentum untuk memperbaiki berbagai kekurangan dalam pelaksanaan MBG sebelumnya.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026, Qodari menyebut pemerintah terus melakukan pembenahan agar program tersebut berjalan lebih baik.

"Di tahun ajaran baru ini kami serius berbenah ketidaksempurnaan pelaksanaan sebelumnya terus kami perbaiki," kata Qodari.

Baca JugaQodari Pastikan Penegakan Hukum Kasus MBG Tak Pandang Bulu

Ia menjelaskan pemerintah telah memperkuat sistem kerja di lapangan dengan memastikan kualitas bahan makanan tetap terjaga. Selain itu, aspek kebersihan mulai dari dapur hingga makanan diterima peserta didik juga menjadi perhatian utama.

Qodari menyampaikan perbaikan tata kelola MBG dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat melalui perubahan yang dapat dirasakan secara langsung oleh anak-anak penerima manfaat.

Menurutnya, pemerintah tetap membuka ruang terhadap kritik dan masukan terkait pelaksanaan MBG sebelumnya. Berbagai temuan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas program ke depan.

"Kami ingin membangun kembali kepercayaan ayah dan ibu di rumah bukan sekadar lewat janji-janji manis melainkan lewat perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh anak-anak kita setiap hari," katanya.

Baca JugaQodari Sebut Komunikasi Publik Penting untuk Perkuat Dukungan Program Prioritas Presiden

Qodari juga mengajak seluruh pihak, mulai dari guru, kepala sekolah, orang tua, pemerintah daerah, pelaku usaha lokal, hingga masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG.

Ia menilai pengawasan bersama diperlukan agar makanan yang diterima peserta didik tetap memiliki kualitas dan standar yang baik.

"Makan bergizi gratis bukan sekadar urusan membagi-bagikan makanan di dalam kelas, Ini adalah investasi sumber daya manusia kita untuk masa depan Indonesia," kata Qodari.

(Sumber: Antara)
 
 
x|close