Ntvnews.id, Jakarta - Kabar terkini mengenai kondisi kesehatan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea tengah kian menjadi sorotan. Salam satu anggota tim hukumnya yang tergabung dalam Hotman 911 Cirebon, Raden Reza, mengungkapkan kekhawatiran mendalam atas sikap sang pengacara senior yang dinilai terlalu memaksakan diri bekerja pasca menjalani operasi besar.
Dalam sebuah pernyataan resmi yang ditujukan kepada mentornya tersebut, Raden Reza mengingatkan agar Hotman Paris lebih memprioritaskan pemulihan kesehatan daripada kesibukan karier.
Menurut keterangannya, Hotman Paris baru saja menjalani operasi saraf terjepit di sebuah rumah sakit di Singapura pada tanggal 9 Juli 2026 lalu. Meskipun dokter spesialis yang menanganinya telah memberikan instruksi tegas untuk menjalani perawatan inap (opname) selama dua minggu guna pemulihan total, Hotman dikabarkan memilih untuk langsung kembali beraktivitas.
"Berhubung tanggal 9 Juli 2026 lalu baru melaksanakan operasi saraf terjepit di Singapura dan menurut anjuran dokter, Bang Hotman masih harus istirahat opname selama 2 minggu untuk pemulihan atau penyembuhan total, tapi abang lebih memilih untuk terus bekerja," ujar Raden Reza di Instagram, 22 Juli 2026.
Menurut Reza, keputusan Hotman untuk mengabaikan anjuran medis mulai berdampak pada kondisi fisiknya. Rekan-rekan juniornya di Hotman 911 mengaku sering melihat sang pengacara mengeluh kesakitan yang sangat hebat di sela-sela pekerjaannya.
"Kami semua sebagai junior abang sangat mengkhawatirkan kesehatan abang, apalagi abang akhir-akhir ini sering mengeluh pasca operasi dan kesakitan yang teramat sangat luar biasa," lanjutnya.
Reza menilai, di titik kesuksesan yang telah diraih Hotman Paris saat ini, tidak ada yang lebih berharga dibandingkan kesehatan fisik. Ia menganggap dedikasi Hotman terhadap pekerjaan memang luar biasa, namun kesehatan tetap harus menjadi fondasi utama.
Kekhawatiran tim Hotman 911 bukan tanpa alasan. Sosok Hotman Paris dianggap sebagai pilar utama dalam gerakan bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu di Indonesia. Tim merasa kehilangan figur pemimpin jika Hotman terus dalam kondisi sakit.
"Saya dan kami semua di sini hanya mampu mendoakan untuk kesehatan dan kesembuhan abang, agar bisa bersama-sama kami lagi bersama tim Hotman 911 untuk membantu masyarakat kecil yang membutuhkan keadilan. Kami masih sangat membutuhkan sosok dan figur seperti abang," tegas Reza.
Video pernyataan tersebut diunggah bersamaan dengan kasus Hotman Paris yang telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan profesi wartawan, usai menyebut "Lu punya otak nggak?" saat konferensi pers di Kejagung 17 Juli lalu.
Hotman dilaporkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI Pusat) dan Organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia, karena dianggap sudah menghina profesi wartawan dan melanggar kode etik seorang advokat.
Hotman Paris (Instagram)