Lantik 1.177 Perwira Baru TNI-Polri, Prabowo Ingatkan Jauhi Korupsi Juga Narkoba

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 10:41
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto di acara Pelantikan perwira TNI Polri di Istana Presiden Prabowo Subianto di acara Pelantikan perwira TNI Polri di Istana (Youtube Sekretariat Presiden)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para perwira baru TNI dan Polri agar menjaga integritas serta tidak menyalahgunakan jabatan yang telah dipercayakan kepada mereka. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Dalam amanatnya, Prabowo menegaskan bahwa pangkat yang disandang seorang perwira bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah yang diberikan oleh rakyat dan harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

"Jangan pernah menyalahgunakan jabatan. Jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan. Jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, atau pelanggaran hukum lainnya," kata Prabowo.

Ia menekankan bahwa kehormatan seorang perwira akan hilang ketika mengkhianati kepercayaan yang diberikan oleh rakyat.

"Sekali saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula saudara kehilangan kehormatanmu," ujarnya.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Dua LP Terduga Teroris di Ciamis dan Lampung

Prabowo juga mengingatkan bahwa seluruh proses pendidikan, perlengkapan, hingga penghasilan yang diterima para perwira berasal dari uang rakyat. Oleh karena itu, mereka harus mengabdikan diri sepenuhnya untuk melindungi dan melayani masyarakat.

"Saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat. Pakaian yang kau pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat. Gajimu dari rakyat. Mengabdilah selalu untuk rakyat,” katanya.

Selain menjaga integritas, Presiden meminta para perwira baru menghindari sikap loyalitas yang sempit terhadap korps atau kelompok tertentu. Menurutnya, kepentingan bangsa dan negara harus selalu ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Prabowo juga mengingatkan bahwa jabatan dan pangkat hanyalah bersifat sementara. Yang akan dikenang sepanjang masa, kata dia, adalah pengabdian dan kontribusi nyata kepada bangsa dan negara.

x|close