Venezuela Konfirmasi Tiga Kematian Akibat Hantavirus di Anzoategui

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 13:40
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Penanganan infeksi hantavirus. Ilustrasi - Penanganan infeksi hantavirus. (Antara)

Ntvnews.id, Mexico City - Kementerian Kesehatan Venezuela mengonfirmasi tiga pasien meninggal dunia akibat infeksi hantavirus di Negara Bagian Anzoategui. Hingga saat ini, pemerintah Venezuela menyatakan belum menemukan kasus penularan virus tersebut antar manusia.

Pernyataan itu disampaikan Kementerian Kesehatan Venezuela pada Selasa, 21 Juli 2026. Pemerintah menjelaskan bahwa kasus hantavirus yang ditemukan berkaitan dengan paparan dari hewan pengerat di wilayah pertanian.

"Kami melaporkan tentang kematian tiga pasien di Negara Bagian Anzoategui dengan diagnosis terkonfirmasi hantavirus. Virus ini ditularkan hewan pengerat di area pertanian, terutama lewat hirupan partikel dari urin, feses, atau air liur di ruang tertutup. Tidak ada bukti ilmiah tentang penularan virus ke sesama manusia di negara ini," demikian menurut pernyataan Kemenkes.

Selain kasus di Anzoategui, dua petugas kesehatan juga dilaporkan meninggal dunia di Negara Bagian Barinas. Namun, penyebab kematian keduanya masih dalam proses penyelidikan.

Baca JugaKorban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 5.278 Orang

Kementerian Kesehatan Venezuela menyatakan kedua kejadian tersebut tidak memiliki keterkaitan satu sama lain. Hasil penyelidikan lebih lanjut akan diumumkan setelah proses pemeriksaan selesai.

Sebelumnya, wabah hantavirus juga terjadi pada awal Mei di kapal pesiar Belanda MV Hondius yang melakukan perjalanan dari Argentina menuju Tanjung Verde. Dalam kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Setelah itu, para penumpang kapal dievakuasi. Kapal MV Hondius kemudian melanjutkan perjalanan menuju Rotterdam dengan membawa jenazah salah satu penumpang yang meninggal akibat infeksi virus tersebut.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (HHS) menyampaikan bahwa seorang warga Amerika yang dievakuasi dari kapal mengalami gejala ringan hantavirus. Sementara satu orang lainnya dinyatakan positif terinfeksi varian Andes.

Baca JugaKorban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 4.734 Orang

Hantavirus merupakan kelompok virus yang dapat menular kepada manusia melalui kontak dengan hewan pengerat. Infeksi virus ini dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) serta sindrom paru hantavirus atau Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

(Sumber: Antara)

x|close