Ntvnews.id, Washington - Pentagon memperkirakan biaya perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran telah mencapai 37,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp671 triliun. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyampaikan angka tersebut saat pemerintah Presiden Donald Trump tengah berupaya mendapatkan tambahan pendanaan untuk mendukung konflik tersebut.
Hegseth menyebut tambahan anggaran untuk perang melawan Iran menjadi kebutuhan mendesak. Pernyataan itu disampaikan dalam sidang dengar pendapat anggaran Senat AS pada Selasa, 21 Juli 2026.
"Tanpa pendanaan tersebut, kita menghadapi kondisi kekurangan yang genting," tegas Hegseth.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika anggota parlemen dari Partai Republik mendorong Kongres AS untuk menyetujui proposal anggaran pertahanan senilai 1,5 triliun dolar AS yang diajukan Presiden Donald Trump.
Baca Juga: IRGC Klaim Perang Fasilitas Pendukung Kapal Induk AS di Oman
Sebelumnya pada Juni, Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih Russell Vought menyebut perang melawan Iran telah menghabiskan sekitar 30 miliar dolar AS dari dana pembayar pajak Amerika Serikat.
Dalam sidang tersebut, Hegseth juga mendapat pertanyaan terkait laporan yang menyebut Pentagon menunda pengungkapan jumlah korban luka dari pihak militer AS akibat pertempuran terbaru dengan Iran.
Baca Juga: Korban Perang Rusia-Ukraina Tembus 2 Juta Jiwa
Berdasarkan informasi dari Pentagon, hampir 100 tentara AS dilaporkan mengalami luka-luka sejak 7 Juli.
(Sumber: Antara)
Gedung Pentagon dilihat dari pesawat terbang di atas Washington, D.C., Amerika Serikat, Rabu, 19 Febuari 2020. (Antara)