Mendiktisaintek: Universitas Republik Indonesia Tidak Membawahi Seluruh Kampus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jul 2026, 10:38
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan Universitas Republik Indonesia (URI) bukan lembaga yang membawahi seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Penjelasan tersebut disampaikan untuk meluruskan pemahaman mengenai peran URI yang baru dibentuk pemerintah.

"Tapi bukan berarti URI itu membawahi seluruh kampus-kampus ya, tidak begitu," kata Brian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Brian menjelaskan, penjabaran lebih rinci mengenai fungsi serta kedudukan URI nantinya akan disampaikan langsung oleh Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto.

Sementara itu, terkait rencana pembangunan 10 kampus di bawah naungan URI, ia mengatakan skema pengelolaannya hingga kini masih terus dikaji oleh pemerintah.

Baca JugaMenteri Brian Pastikan URI Tidak Kurangi Fungsi dan Anggaran dari Kemendiktisaintek

"Nah, itu masih dalam kajian seperti apa," ujarnya.

Menurut Brian, pembentukan URI ditujukan sebagai bagian dari program afirmasi pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap ditempatkan di berbagai posisi strategis, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Usai pelantikan, Donny menjelaskan pembentukan URI merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna melahirkan pemimpin Indonesia pada masa mendatang.

Baca JugaMendiktisaintek: Prabowo Ingin Kampus Dukung Program Prioritas Nasional

"Jadi, Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya. Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan, baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan," kata Donny.

Donny menambahkan, penguatan kapasitas sumber daya manusia akan dilakukan melalui integrasi berbagai lembaga dan program pendidikan yang telah ada. Langkah tersebut mencakup pengembangan Sekolah Unggul Garuda, pendirian Universitas Republik Indonesia, hingga integrasi Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Selain itu, pemerintah juga akan membentuk Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang berada di bawah kewenangan Gubernur URI. Menurut Donny, badan tersebut nantinya akan membawahi tiga institusi.

(Sumber: Antara)

 

x|close