NTVNews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun langsung meninjau kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan yang bangunannya roboh sejak 2024.
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mempercepat pembangunan kembali sekolah yang sudah tidak layak digunakan.
Pramono memastikan, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 menjadi salah satu dari empat sekolah yang diprioritaskan untuk dibangun pada tahun ini. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp249 miliar.
Saat meninjau lokasi, Pramono menjelaskan bahwa bangunan sekolah terakhir kali direnovasi pada 2011. Dari hasil pengamatan di lapangan, terlihat adanya kerusakan pada struktur bangunan yang diduga menjadi penyebab robohnya gedung sekolah tersebut.
"Bangunan ini sebenarnya direnovasinya terakhir pada 2011. Tadi kalau melihat kerangkanya kelihatan dengan gampang bahwa ada yang masih utuh, ada yang berkarat yang kemudian menyebabkan kerusakan yang ada," katanya di lokasi, Jumat, 24 Juli 2026.
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh (Ntvnews.id/Adiansyah)
Menurutnya, kondisi rangka bangunan yang sebagian telah mengalami korosi menunjukkan perlunya pembangunan ulang secara menyeluruh agar keamanan dan kenyamanan siswa dapat terjamin.
Pramono mengungkapkan, keputusan untuk segera membangun kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 diambil setelah rapat bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta. Selain sekolah tersebut, terdapat tiga sekolah lain yang juga masuk daftar prioritas pembangunan karena memiliki kondisi bangunan yang sangat memprihatinkan.
Sekolah tersebut adalah SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi dengan anggaran Rp48,1 miliar, SMA Negeri 102 Jakarta dengan anggaran Rp67,5 miliar, SD Negeri Cempaka Putih Barat 03 dengan anggaran Rp48,4 miliar dan SD Negeri Papanggo 01 dan TKN Papanggo 01 dengan anggaran Rp74,1 miliar.
Total anggaran pembangunan keempat sekolah tersebut mencapai sekitar Rp249 miliar.
"Anggaran adalah kurang lebih Rp249 miliar. Empat sekolah ini yang kita akan mulai pembangunannya," kata Pramono.
Pramono Anung tinjau SDN Kebayoran Lama Selatan 09 (Ntvnews.id/Adiansyah)