Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, tengah menjadi sorotan publik setelah potongan video sambutannya dalam sebuah kunjungan kerja di Maluku Utara viral di media sosial. Sahroni menuai kritik tajam dari netizen karena melontarkan candaan yang dinilai bernada seksis terhadap Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Peristiwa tersebut terjadi saat Sahroni bersama rombongannya melakukan kunjungan kerja dan bertemu dengan Sherly Tjoanda di sebuah hotel di Ternate. Dalam video yang beredar luas di platform X (Twitter), terlihat Sahroni disambut hangat oleh Sherly dan sejumlah pejabat daerah setempat.
Namun, suasana menjadi canggung saat Sahroni memberikan pernyataan di depan kamera. Ia memuji penampilan Sherly dengan sebutan "tante cantik", namun melanjutkannya dengan kalimat yang dianggap merendahkan martabat perempuan, khususnya dalam konteks jabatan profesional sebagai kepala daerah.
"Kami kunjungan kerja sekaligus mengunjungi Gubernur Maluku, tante cantik ini yang siap menerima kunjungan dari para laki-laki yang ada di Republik ini. Dan kami tunggu Anda di Bella Hotel Ternate," ujar Sahroni dalam video tersebut.
Istilah seksisme merujuk pada penggunaan kata, frasa, atau perilaku yang meremehkan, menghina, atau mendiskriminasi individu berdasarkan gender. Dalam konteks ini, netizen menyayangkan sikap Sahroni yang dianggap tidak menempatkan Sherly Tjoanda sebagai pejabat publik, melainkan justru menjadikannya objek candaan berbasis gender.
Unggahan video tersebut langsung memicu gelombang kritik di media sosial. Banyak netizen yang menilai bahwa pernyataan "siap menerima kunjungan laki-laki" memiliki konotasi negatif dan tidak pantas diucapkan oleh seorang pejabat negara kepada pejabat negara lainnya, terlebih dalam acara resmi.
"Sangat tidak sopan. Beliau itu Gubernur, pemimpin daerah, bukan objek candaan seperti itu. Sangat merendahkan perempuan," tulis salah satu akun di platform X.
"Pejabat publik seharusnya memberikan contoh etika berkomunikasi yang baik, bukan malah melestarikan budaya seksisme," tambah netizen lainnya.
Sherly Tjoanda sendiri merupakan Gubernur Maluku Utara yang menjabat menggantikan posisi mendiang suaminya, Benny Laos. Sebagai salah satu tokoh perempuan di panggung politik nasional, perlakuan yang diterimanya dalam video tersebut memicu diskusi lebih luas mengenai tantangan perempuan dalam dunia politik yang masih kental dengan budaya patriarki.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Ahmad Sahroni maupun timnya belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi terkait tudingan seksisme yang dialamatkan kepadanya. Publik kini menunggu penjelasan dari politisi tersebut terkait maksud dari candaan yang dianggap kontroversial itu.
Sherly Tjoanda, Ahmad Sahroni (Sosial media)