Prabowo: Anak Buruh hingga Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Bukti Meritokrasi dan Kesempatan Setara Berjalan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jul 2026, 13:18
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Prabowo Subianto (Istimewa)

Ntvnews.id, Sumedang - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberagaman serta pemerataan akses pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Hal tersebut disampaikan dalam amanatnya saat memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, pada Rabu, 29 Juli 2026.

Menurut Presiden, pemerataan kesempatan tersebut tercermin dari latar belakang keluarga para pamong praja muda yang masuk dalam jajaran 10 lulusan terbaik. Mereka berasal dari keluarga dengan profesi orang tua dan kondisi ekonomi yang beragam.

“Sebelum naik ke podium, saya mendapat laporan dari Menteri Dalam Negeri, 'Bapak Presiden, bahwa sepuluh lulusan terbaik dari angkatan ini semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana.' Tadi disampaikan kepada saya, ada yang merupakan anak buruh, anak petani, dan ada pula anak bintara TNI,” tuturnya.

Keberagaman latar belakang tersebut, menurut Presiden, menjadi bukti bahwa proses seleksi peserta didik IPDN berlangsung secara adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa.

“Ini membuktikan bahwa seleksi IPDN yang dijalankan oleh Kementerian Dalam Negeri telah berhasil,” ucap Presiden dalam amanatnya.

Baca Juga: Kebakaran Hantam Rumah Sakit Amerta Husdha Denpasar

Lebih lanjut, Kepala Negara berharap komitmen tersebut terus dipertahankan untuk menjaring dan mencetak generasi muda terbaik dari berbagai daerah dan lapisan masyarakat. Menurutnya, pemimpin masa depan dapat lahir dari latar belakang apa pun apabila memperoleh kesempatan yang setara.

“Kita inginkan seleksinya benar. Putra putri yang terbaik bangsa, anak siapapun, ini membuktikan NKRI berhasil. Kalau anak buruh harian bisa lulus menjadi pamong praja, siapa tahu suatu saat dia akan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat,” ujarnya.

Selain itu, Presiden menegaskan bahwa penerapan sistem meritokrasi merupakan salah satu wujud keberhasilan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia pun menyampaikan kebanggaannya terhadap capaian para generasi muda yang berhasil meraih prestasi melalui kemampuan dan kerja keras mereka.

“Ini buktikan bahwa NKRI berhasil, bahwa Pancasila itu benar. NKRI dan Pancasila harus menjadi negara dipimpin oleh mereka-mereka yang terbaik. Mereka-mereka yang berprestasi. Meritokrasi. Mereka yang berprestasi, silakan. Maju. Maju. Ini membanggakan hati saya,” pungkasnya.

x|close