Gibran Respons Kabinet Bayangan, Tekankan Pentingnya Pengawasan Publik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jul 2026, 17:21
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan ucapan selamat HUT ke-80 TNI AU dalam unggahan di media sosial TNI AU dipantau di Jakarta, Kamis (9/4/2026). ANTARA/Prisca Triferna/pri. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan ucapan selamat HUT ke-80 TNI AU dalam unggahan di media sosial TNI AU dipantau di Jakarta, Kamis (9/4/2026). ANTARA/Prisca Triferna/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming menegaskan bahwa pengawasan dari publik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, ia menghargai berbagai bentuk masukan yang datang dari masyarakat, media, lembaga kredibel, hingga inisiatif Kabinet Bayangan yang digagas kalangan muda.

"Saya menghormati setiap hasil survei, kajian, maupun analisis yang disampaikan oleh lembaga-lembaga yang kredibel. Saya juga menghormati setiap bentuk partisipasi masyarakat, termasuk pengamat, akademisi, awak media, serta inisiatif anak-anak muda dalam menyampaikan masukan maupun membentuk kabinet bayangan," ujar Wapres Gibran Rakabuming dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurut Gibran, dalam sistem demokrasi setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, memberikan kritik, serta turut mengawasi jalannya pemerintahan. Ia menilai hal tersebut merupakan bagian dari praktik demokrasi yang sehat.

"Karena itu, selama pengawasan publik disampaikan secara objektif, berbasis data, dan berorientasi pada solusi, saya memandangnya sebagai bahan evaluasi yang baik bagi jalannya pemerintahan," ujar Wapres Gibran menambahkan.

Baca juga: Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi dalam Bekerja dan Kompak

Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, lebih terbuka dalam mendengarkan aspirasi masyarakat, serta memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat.

Lebih lanjut, Gibran menyatakan semangat tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat kematangan demokrasi Indonesia, sekaligus menjaga kepercayaan publik melalui kerja nyata, keterbukaan, dan akuntabilitas.

Sebelumnya, koalisi masyarakat sipil mengumumkan pembentukan Kabinet Bayangan sebagai bentuk pengawasan terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Inisiatif tersebut diumumkan pada Jumat, 17 Juli 2026. Kabinet Bayangan beranggotakan 15 orang yang berasal dari kalangan akademisi, aktivis, hingga peneliti. Masing-masing anggota bertugas mengawasi sektor tertentu yang disesuaikan dengan struktur Kabinet Merah Putih.

(Sumber: Antara)

x|close