Prabowo Minta Kadin Perkuat Swasembada Pangan dan Perdagangan Internasional

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Agu 2026, 08:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah arahan kepada jajaran Kadin dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026. Salah satu pesan utama Presiden adalah memperkuat langkah menuju swasembada pangan.

"Tadi kita mengatakan bahwa pangan itu diwanti-wanti dari awal untuk bisa sebuah swasembada pangan. Tadi dibicarakan panjang lebar. Begitu juga tadi bicara mengenai pajak sampai kepada pajak rokok," kata Anindya dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan.

Selain membahas ketahanan pangan dan kebijakan perpajakan, Presiden bersama jajaran Kadin juga mendiskusikan percepatan pembangunan infrastruktur. Pembahasan tersebut mencakup pengembangan bandara, dermaga, jembatan, hingga usulan pemanfaatan aspal Buton dari Sulawesi Tenggara.

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) juga menjadi salah satu topik yang mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Kadin Apresiasi Program MBG dan Penguatan Ketahanan Pangan Pemerintah

Anindya menegaskan dunia usaha tetap optimistis menghadapi tantangan ekonomi yang berkembang. Menurutnya, Kadin akan terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah sekaligus mencari berbagai terobosan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Kita memilih untuk meningkatkan komunikasi kita memilih juga untuk terus berupaya dan mencari terobosan di lapangan tapi satu yang kami garisbawahi adalah kita ingin meningkatkan perdagangan," kata Anindya.

Ia menjelaskan Kadin akan mendorong peningkatan perdagangan internasional dengan memanfaatkan berbagai perjanjian perdagangan bebas, termasuk Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas industri nasional sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

"Perlahan mencari jalan untuk lebih tinggi lagi supaya juga kita bisa keluar daripada middle income trap. Saya rasa itu saja mungkin kalau ada pertanyaan bisa lebih interaktif," ucap Anindya.

HIGHLIGHT

x|close