Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie tidak memberikan tanggapan langsung mengenai isu sejumlah pusat perbelanjaan yang mulai memasang pagar tinggi. Ia menegaskan perhatian utama dunia usaha saat ini adalah mendorong lahirnya kebijakan yang mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi secara merata hingga ke berbagai daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Anindya usai mengikuti agenda Presidential Briefing Kadin Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Saat dimintai tanggapan mengenai munculnya kekhawatiran pelaku usaha terkait langkah sejumlah pusat perbelanjaan yang memperketat sistem pengamanan, Anindya lebih memilih membahas kondisi ekonomi di daerah yang menurutnya menjadi perhatian utama Kadin.
"Pada intinya perdagangan, kemarin kami pergi ke NTB, lalu ke Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Kalimantan Tengah. Intinya mereka menginginkan suatu kebijakan yang bisa membantu pergerakan ekonomi yang amat merata," ujar Anindya.
Ia mengatakan, pelaku usaha di berbagai wilayah lebih membutuhkan kebijakan yang mampu mendorong aktivitas ekonomi baru dibandingkan terfokus pada isu-isu yang bersifat sporadis.
"Nah karena itu dibutuhkan insentif-insentif yang bisa menggerakkan ekonomi di daerah," katanya.
Baca Juga: Kadin Apresiasi Program MBG dan Penguatan Ketahanan Pangan Pemerintah
Menurut Anindya, pertumbuhan ekonomi nasional tidak dapat hanya bergantung pada kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Ia menilai pemerataan pembangunan ekonomi hingga ke berbagai daerah harus menjadi prioritas agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan secara luas.
"Bagaimanapun juga perekonomian di DKI, di Jabodetabek itu besar, tapi juga kurang dampaknya kalau tidak bisa sampai ke daerah, sampai di timur dan di barat," ujarnya.
Karena itu, Anindya menyebut salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan Kadin dengan Presiden Prabowo Subianto adalah upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi daerah melalui berbagai kebijakan pemerintah.
"Jadi tadi fokusnya bagaimana memberdayakan daerah," kata Anindya.
Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie (NTVnews)