James Riady Tegaskan Lippo Mall Tak Ikut Pasang Pagar Tinggi, Justru Dibongkar Sejak 10 Tahun Terakhir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Agu 2026, 09:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James Riady Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James Riady (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Bos Lippo Group James Riady memastikan seluruh pusat perbelanjaan milik Lippo tidak mengikuti langkah sejumlah mal yang belakangan memasang pagar tinggi di sekeliling kawasan mereka.

Menurut James, kebijakan yang diterapkan Lippo justru berlawanan. Selama sekitar satu dekade terakhir, perusahaan secara bertahap membongkar pagar yang sebelumnya terpasang di berbagai Lippo Mall.

"Pasti tidak. Yang terjadi 10 tahun ini ada pagar itu semua mal-mal Lippo kita kita bongkar kita turunkan. Jadi, mari kita semangat semua ya. Mari kita semangat semua," ujar James di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Meski demikian, James mengatakan sikap waspada yang ditunjukkan kalangan pengusaha tetap dapat dipahami. Menurutnya, dunia usaha saat ini memang menghadapi berbagai tantangan, terutama yang berkaitan dengan kondisi ekonomi dan struktur pembiayaan.

"Kehati-hatian pengusaha itu bisa dimengerti. Memang ini zamannya akan lebih banyak gejolak, berarti struktur keuangan setiap perusahaan, struktur keuangan negara dan sebagainya memang harus ditata lebih baik daripada dulu," ujarnya.

Ia mencontohkan, kondisi saat ini membuat pelaku usaha tidak lagi leluasa mengandalkan pinjaman luar negeri jangka pendek untuk membiayai ekspansi bisnis di Indonesia.

Baca Juga: Kadin Apresiasi Program MBG dan Penguatan Ketahanan Pangan Pemerintah

"Umpamanya kita tidak bisa lagi pinjam uang swasta ya, pinjam uang US dollar jangka pendek lalu masuk ke Indonesia mengembangkan usaha, ya tentu itu lebih lebih berat gitu," imbuh James.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar pagar tinggi yang dipasang di sejumlah mal maupun gedung perkantoran di Jakarta dapat dibongkar kembali.

Pramono mengaku telah memperhatikan adanya sejumlah pusat perbelanjaan dan perkantoran yang meninggikan pagar di sekitar area bangunan. Menurutnya, langkah tersebut kemungkinan dipicu oleh kekhawatiran terhadap situasi keamanan.

"Mungkin bagian dari kekhawatiran. Tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali," ucap Pramono di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Jumat, 31 Juli 2026.

Ia menilai kekhawatiran yang melatarbelakangi pemasangan pagar tersebut terlalu berlebihan, khususnya dalam menghadapi situasi pada Agustus 2026.

HIGHLIGHT

x|close