Prabowo Akan Anugerahkan Tanda Jasa dan Kehormatan kepada Tokoh Berprestasi pada HUT ke-81 RI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Agu 2026, 09:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menganugerahkan tanda jasa dan tanda kehormatan kepada sejumlah tokoh, kesatuan, lembaga pemerintah, organisasi, serta figur yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi bangsa dan negara.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan penganugerahan tersebut akan berlangsung di Istana Negara sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Tanda jasa dan tanda kehormatan juga akan diberikan tahun ini oleh Presiden Republik Indonesia kepada seseorang, atau kepada kesatuan, atau institusi pemerintah, atau organisasi, atau figur-figur tertentu atas jasa, prestasi, darma bakti, dan kesetiaan yang luar biasa bagi bangsa dan negara," kata Juri dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Juri menjelaskan, calon penerima penghargaan berasal dari berbagai kalangan dan telah melalui proses penjaringan. Mereka mewakili beragam profesi dan bidang pengabdian.

"Para calon berasal dari perwakilan terbelakang sebagai akademisi, tokoh agama, seniman, birokrat, dan militer, serta tokoh-tokoh lainnya," katanya.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Presiden Korea Selatan Minta Dirinya Berkunjung ke Korea Utara

Ia menambahkan, seluruh kandidat telah menjalani proses seleksi yang ketat dan transparan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Penganugerahan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Bulan Kemerdekaan Nasional 2026.

Selain pemberian tanda jasa dan tanda kehormatan, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk memeriahkan Bulan Kemerdekaan sepanjang Agustus 2026.

Agenda yang telah dijadwalkan meliputi Doa dan Zikir Kebangsaan pada 1 Agustus, pidato kenegaraan Presiden pada 14 Agustus, Ziarah Nasional dan Renungan Suci pada 15 Agustus, hingga upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan serta penurunan Bendera Pusaka pada 17 Agustus.

Sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan, pemerintah juga akan menggelar Pesta Rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada 17 Agustus. Rangkaian Bulan Kemerdekaan 2026 kemudian akan ditutup dengan penyelenggaraan Merdeka Run.

HIGHLIGHT

x|close