NTVNews.id , Jakarta - Upaya pencarian terhadap seorang pemuda yang diduga tenggelam dan terbawa arus di Kali Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta Barat akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Senin, 3 Agustus 2026 pagi.
Korban TAK (19), sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus di Kali Banjir Kanal Barat, tepatnya di Jalan Tanggul Banjir Kanal Barat, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Kepala Kantor SAR Jakarta sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Desiana Kartika Bahari mengatakan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB.
Baca Juga: Kakek Ciamis Tewas Usai Pamit Mandi, Tenggelam di Bendungan
Jasad korban ditemukan dalam posisi mengambang dengan kondisi tengkurap di kawasan Sungai Season City. Lokasi penemuan berada sekitar 1,5 kilometer dari titik awal kejadian.
“Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin, 3 Agustus 2026.
Penemuan korban bermula ketika Tim SAR Gabungan memperoleh informasi mengenai adanya jasad yang ditemukan di bawah Jembatan Season City sekitar pukul 07.20 WIB.
Baca Juga: Cekcok dengan Pacar Berujung Petaka, Pria Tenggelam di Kali BKB Saat Ambil Kunci yang Dilempar
Tim SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat (SAR Jakarta)
Mendapat laporan tersebut, tim langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi menuju. Sekitar pukul 08.00 WIB, petugas memastikan jasad yang ditemukan merupakan TAK, korban yang sebelumnya tengah dalam pencarian.
Sebelum korban ditemukan, Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian secara intensif dengan membagi wilayah operasi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU pertama melakukan penyusiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Kali Banjir Kanal Barat. Pencarian melalui jalur udara dilakukan hingga radius sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian.
Sementara itu, SRU kedua melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat. Petugas melintasi Bantaran Kali BKB hingga sejauh 5 kilometer dari titik awal korban diduga tenggelam.
Penyusunan dilakukan untuk menyaring area pencarian sekaligus mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus menuju bagian lain dari aliran Banjir Kanal Barat.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR dan sejumlah instansi terkait. Personel yang terlibat antara lain dari Kantor SAR Jakarta, Pemadam Kebakaran Tanjung Duren, BPBD Jakarta Barat, Babinsa Kelurahan Duri Pulo, BTB Bazis/Baznas, ERT Rumah Zakat, IMANICARE, Mapala Mustopo, RMI, RAC, SAR MTA, serta masyarakat sekitar.
Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian terhadap M. Tomul Adi Kurniawan dinyatakan selesai. Seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang sebelumnya dikerahkan untuk melakukan pencarian kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Tim SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat (SAR Jakarta )