PM Thailand Sebut 1.000 WNI Korban Online Scam Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Agu 2026, 21:56
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul Saat Join Statement di Istana Merdeka Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul Saat Join Statement di Istana Merdeka (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan bahwa pemerintah Thailand telah membantu menyelamatkan lebih dari 1.000 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban jaringan penipuan di wilayah Thailand. Para WNI tersebut kemudian difasilitasi untuk kembali ke Indonesia dengan selamat.

Pernyataan itu disampaikan Anutin di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral kedua negara di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.

"Sejak tahun lalu, Thailand telah memfasilitasi kepulangan dengan selamat lebih dari 1.000 warga Indonesia yang menjadi korban pusat-pusat penipuan di wilayah perbatasan Thailand agar dapat kembali ke Tanah Air mereka," ujar Anutin.

Baca Juga: Kongres Pemilihan PSSI 2027 Mundur ke Juli, Erick Thohir Beberkan Alasannya

Anutin menilai Indonesia dan Thailand perlu memperkuat koordinasi untuk menghadapi berbagai bentuk kejahatan lintas negara. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain penipuan daring, perdagangan manusia, hingga peredaran narkotika.

Ia kemudian mengusulkan peningkatan kerja sama antara kedua negara dalam penegakan hukum, pertukaran informasi intelijen, serta penguatan kapasitas untuk menangani kejahatan lintas batas tersebut.

"Thailand dan Indonesia juga harus mendorong kerja sama regional ASEAN yang lebih kuat dalam mengatasi penipuan daring. Selain itu, Thailand siap meningkatkan kerja sama dalam memberantas perdagangan satwa liar lintas negara," imbuhnya.

HIGHLIGHT

x|close