Ntvnews.id, Jakarta - Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen mempercepat penyelesaian sejumlah persoalan yang selama ini dihadapi perusahaan asal Thailand yang beroperasi di Indonesia. Penyelesaian tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan investor sekaligus meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi kedua negara.
Hal itu disampaikan Anutin dalam joint press statement bersama Prabowo setelah pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Anutin mengatakan dirinya telah meminta dukungan Prabowo untuk melindungi dan mengawal investasi perusahaan Thailand yang menjalankan bisnis di Indonesia.
"Saya sudah meminta Presiden mendukung penuh dan mengawasi investasi investor Thailand di Indonesia," ujar Anutin.
Menurut Anutin, kunjungan kenegaraan tersebut menjadi kesempatan untuk mendorong penyelesaian berbagai sengketa yang telah berlangsung cukup lama dan berkaitan dengan perusahaan Thailand di Indonesia. Ia pun optimistis persoalan tersebut dapat segera menemukan solusi.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Hubungan Indonesia-Thailand Pengaruhi Asia Tenggara
Anutin menyebut Prabowo telah memberikan kepastian bahwa pemerintah Indonesia akan mempercepat proses penyelesaian sengketa. Dengan demikian, perusahaan dan investor Thailand diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan serta investasi mereka di Indonesia.
"Saya mendapat konfirmasi dari Presiden Indonesia yang akan mempercepat penyelesaian perselisihan ini secepatnya, sehingga perusahaan dan investor asal Thailand dapat meningkatkan jumlah perdagangan dan investasi yang masuk ke Indonesia dalam jumlah dan volume perdagangan yang meningkat," tuturnya.
Selain meminta perhatian pemerintah Indonesia terhadap investor asal Thailand, Anutin juga mengajak pelaku usaha Indonesia untuk memperbesar investasi di Thailand.
"Pada saat yang sama, saya ingin mengundang investor dari Indonesia yang memiliki ukuran bisnis yang sangat besar untuk datang dan berinvestasi lebih banyak di Thailand," ujarnya.
Anutin menilai posisi Thailand yang berada di tengah kawasan ASEAN dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan Indonesia yang ingin mengembangkan bisnis ke pasar regional.
"Dengan memanfaatkan kekuatan strategis Thailand di jantung kawasan Asean guna menghubungkan perdagangan di seluruh kawasan," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah Thailand berkomitmen menciptakan lingkungan investasi yang mendukung. Pemerintah Thailand, kata Anutin, akan memberikan berbagai kemudahan serta dukungan operasional bagi investor Indonesia yang menanamkan modal di negaranya.
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul Saat Join Statement di Istana Merdeka (NTVnews)