Prabowo Apresiasi Thailand Bantu Pulangkan Hampir 1.000 WNI Korban Online Scam

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 04:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul Saat Join Statement di Istana Merdeka Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul Saat Join Statement di Istana Merdeka (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Thailand atas dukungan dalam proses pemulangan hampir 1.000 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan daring atau online scam.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Thailand atas bantuan dan kerja sama erat dalam memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.

Prabowo menjelaskan bahwa jumlah WNI yang berhasil kembali ke Indonesia dengan bantuan pemerintah Thailand telah mendekati angka 1.000 orang. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan manfaat yang sangat besar bagi Indonesia.

"Jumlahnya cukup besar, mendekati hampir seribu warga negara Indonesia. Ini bantuan yang sangat berarti," ujar Prabowo.

Presiden menilai keberhasilan proses pemulangan tersebut menunjukkan kuatnya hubungan antara Indonesia dan Thailand, terutama dalam menghadapi persoalan kejahatan yang melintasi batas negara.

Baca Juga: Prabowo Terima Lencana Kehormatan dari Komando Perang Khusus Thailand

Dalam pertemuan bilateral itu, Prabowo dan PM Anutin juga menyepakati peningkatan kolaborasi di sektor politik dan keamanan. Fokus kerja sama diarahkan pada penanganan berbagai bentuk tindak pidana transnasional.

Salah satu perhatian utama kedua negara adalah penipuan daring yang kini menjadi salah satu bentuk kejahatan lintas negara yang semakin berkembang.

Prabowo menyampaikan Indonesia dan Thailand akan meningkatkan kerja sama pertukaran data, informasi, serta intelijen. Kedua negara juga akan mendorong pelaksanaan penyelidikan bersama dan memperkuat koordinasi aparat penegak hukum guna membongkar jaringan kejahatan transnasional.

"Kami juga mendukung pengembangan transnational referral mechanism (TRM), sebagai sebuah terobosan untuk mempercepat perlindungan identifikasi dan pemulangan korban kejahatan transnasional secara aman dan bermartabat," ujar Prabowo.

HIGHLIGHT

x|close