Geger Pesawat Putar Balik Setelah 4,5 Jam Terbang, Ada Apa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 04:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Qantas Airlines saat tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Qantas Airlines saat tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. (Antara)

Ntvnews.id, Canbera - Pesawat Qantas yang melayani penerbangan dari Sydney, Australia, menuju Santiago, Chile, terpaksa kembali ke Australia setelah mengalami kendala teknis saat berada di tengah perjalanan. Insiden tersebut menyebabkan hampir 200 penumpang harus menunda perjalanan mereka.

Penerbangan QF27 yang menggunakan pesawat Boeing 787 Dreamliner telah mengudara selama sekitar empat setengah jam sebelum memutuskan untuk mengubah arah penerbangan. Ketika itu, pesawat sudah melewati wilayah Selandia Baru dan berada di atas Samudra Pasifik.

Dilansir dari 7News, Selasa, 4 Agustus 2026, Qantas membenarkan bahwa pesawat mengalami gangguan mekanis. Maskapai kemudian memutuskan mengalihkan penerbangan sebagai tindakan pencegahan. Pesawat tersebut akhirnya mendarat dengan aman di Melbourne sekitar pukul 23.00 waktu setempat pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Qantas menjelaskan pesawat tidak dapat kembali ke Sydney karena bandara tersebut telah memasuki periode jam malam operasional. Setelah mendarat di Melbourne, seluruh penumpang turun dari pesawat sambil menunggu penerbangan alternatif.

Baca Juga: Mesin Kemasukan Burung, Pesawat Tempur Militer Myanmar Jatuh di Yangon

Meski mengalami perubahan rencana perjalanan, sejumlah penumpang mengapresiasi pelayanan awak kabin selama proses pengalihan penerbangan berlangsung.

"Pelayanannya cukup baik. Mereka menjaga kami dengan baik, menyediakan makanan, bahkan minuman beralkohol," ujar salah seorang penumpang.

Namun, penumpang tersebut tetap merasa kecewa lantaran jadwal perjalanan yang sudah direncanakan harus mengalami penundaan.

"Yang paling mengecewakan adalah kami harus berangkat lagi besok," katanya.

Sebagai kompensasi atas gangguan perjalanan, Qantas menyediakan penginapan hotel bagi seluruh penumpang untuk bermalam. Maskapai juga mengatur kembali jadwal penerbangan ke Santiago yang akan diberangkatkan dari Melbourne pada Senin siang.

Di sisi lain, Boeing 787 Dreamliner yang digunakan dalam penerbangan QF27 masih diperiksa oleh tim teknisi. Qantas hingga saat ini belum mengungkap penyebab spesifik gangguan mekanis yang membuat pesawat harus kembali ke Australia setelah beberapa jam mengudara.

HIGHLIGHT

x|close