Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Mesir, Kemlu Pastikan Keselamatan WNI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 10:55
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah dalam media gathering di Jakarta, Rabu (1/7/2026). Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah dalam media gathering di Jakarta, Rabu (1/7/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Getaran kuat berkekuatan magnitudo 5,6 yang melanda Mesir pada 3 Agustus 2026 sempat memicu kepanikan warga setempat. Kendati demikian, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa sejauh ini sama sekali belum ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak musibah tersebut.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu di Jakarta pada hari Senin, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo langsung bergerak cepat dengan menghubungi berbagai komunitas WNI. Jaringan komunikasi itu mencakup kelompok warga di Kairo, Alexandria, Mansoura, Hurghada, Luxor, hingga Sharm el-Sheikh pascagempa berlangsung.

“Sejauh ini belum ada laporan WNI yang terdampak gempa tersebut. Bahkan, terdapat WNI di Hurghada dan Luxor mengaku tidak merasakan gempa dimaksud,” ujar Direktur PWNI Kemlu Heni Hamidah.

Peristiwa seismik itu tercatat terjadi pada 3 Agustus sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Pusat gempa berada pada kedalaman 26 kilometer dengan durasi berlangsung di bawah satu menit. Titiknya berlokasi sekira 61 kilometer sebelah timur laut dari kota Sharm el-Sheikh, wilayah yang berjarak sekitar 500 kilometer dari Kairo.

Baca juga:Kemlu RI Tegaskan Kutuk Kekerasan di Tepi Barat, Serukan Deeskalasi Konflik

Meski tidak sampai memicu kerusakan pada bangunan maupun infrastruktur, guncangan yang cukup kuat dirasakan secara luas di Kairo, Suez, serta sejumlah provinsi lain hingga membuat warga berhamburan dalam kepanikan.

Menyikapi situasi tersebut, Kemlu RI tetap mengeluarkan seruan penting agar seluruh WNI di Mesir meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta aktif memantau perkembangan informasi dari sumber-sumber resmi sekaligus menjaga komunikasi yang intensif dengan KBRI Kairo.

Bagi WNI yang menghadapi situasi darurat, pemerintah menyediakan akses komunikasi cepat melalui hotline KBRI Kairo di nomor +20 10-2222-9989 atau melalui hotline Direktorat PWNI Kemlu pada nomor +62 812-9007-0027.

Sementara itu, laporan kantor berita Anadolu menyebutkan bahwa Sabit Merah Mesir belum menerima aduan apa pun terkait korban luka maupun kerusakan material. Masyarakat setempat pun diimbau agar senantiasa menjauhi bangunan-bangunan tua atau yang sudah mengalami keretakan. Di sisi lain, langkah antisipasi juga telah diambil oleh Kementerian Kesehatan Mesir dengan mengaktifkan rencana tanggap darurat serta menginstruksikan seluruh rumah sakit agar bersiaga penuh.

Baca juga:Korban Tewas Gempa Kumamoto Jepang Bertambah Jadi 34 Orang 

(Sumber:Antara)

HIGHLIGHT

x|close