FAA Resmi Setujui Produksi Boeing 737 MAX-7 Usai Peninjauan Panjang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 18:13
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Logo Boeing tampak di kantor pusatnya di pusat kota Chicago, Amerika Serikat pada 13 Maret 2019. Logo Boeing tampak di kantor pusatnya di pusat kota Chicago, Amerika Serikat pada 13 Maret 2019. (Antara)

Ntvnews.id, San Fransisco - Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (Federal Aviation Administration/FAA) resmi memberikan sertifikasi kepada Boeing 737 MAX-7 pada Senin, 3 Agustus 2026 waktu setempat, sekaligus mengizinkan pesawat tersebut memasuki tahap produksi setelah melalui proses peninjauan yang berlangsung hampir satu dekade.

FAA menyampaikan bahwa pihaknya telah menerbitkan sertifikat tipe yang telah direvisi. Dalam keterangannya, lembaga itu menegaskan bahwa MAX-7 telah memenuhi seluruh ketentuan desain dan standar keselamatan yang berlaku. Selain itu, FAA juga memperbarui catatan terkait batasan produksi sehingga Boeing dapat mulai memproduksi pesawat tersebut.

Menurut FAA, persetujuan tersebut diberikan setelah bertahun-tahun dilakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan persoalan teknis yang kompleks, sekaligus merampungkan evaluasi menyeluruh terhadap desain pesawat beserta analisis keselamatan yang menjadi dasar pengembangannya.

Baca Juga: Pesan Terakhir Pilot Boeing 737 Sebelum Hilang Kontak di Laut Arab

Dalam proses sertifikasi, FAA turut melakukan maupun meninjau secara langsung berbagai pekerjaan penting yang mencakup sistem kontrol penerbangan, evaluasi keselamatan sistem, faktor manusia, sistem peringatan bagi awak penerbangan, hingga aspek-aspek baru, kompleks, dan krusial lainnya yang berkaitan dengan keselamatan.

Sebelum sertifikasi diterbitkan, FAA juga mewajibkan Boeing melengkapi MAX-7 dengan sejumlah peningkatan fitur keselamatan. Pembaruan tersebut bertujuan memberikan informasi dan peringatan yang lebih jelas kepada pilot, sekaligus mencegah saluran masuk mesin mengalami panas berlebih yang berpotensi melemahkan struktur di sekitarnya.

FAA menambahkan bahwa para inspektur keselamatannya akan tetap ditempatkan di fasilitas produksi Boeing di Amerika Serikat untuk mengawasi proses manufaktur secara ketat. Pengawasan itu mencakup observasi dan penilaian terhadap sistem manajemen keselamatan serta budaya keselamatan yang diterapkan Boeing.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close