Kepala Basarnas Ubah Operasi SAR KMP Mutiara Sentosa II Jadi Status Siaga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 20:25
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kiri) memberikan penjelasan saat konferensi pers di Gapura Surya Nusantara, Surabaya Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kiri) memberikan penjelasan saat konferensi pers di Gapura Surya Nusantara, Surabaya (Antara)

Ntvnews.id, Surabaya - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii resmi mengalihkan operasi SAR khusus kebakaran KMP Mutiara Sentosa II menjadi operasi kesiapsiagaan setelah seluruh korban berhasil didata dan dievakuasi.

"Secara resmi, operasi SAR khusus penanganan kedaruratan KM Mutiara Sentosa II saya alihkan menjadi operasi rutin, yaitu operasi kesiapsiagaan yang dikendalikan oleh Kepala Kantor SAR Surabaya," kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers di Gedung Gapura Surya Nusantara, Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 4 Agustus 2026.

Syafii menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah proses sinkronisasi data manifes antara pihak syahbandar dengan operator kapal selesai dilakukan. Berdasarkan hasil pencocokan data, jumlah penumpang di atas KMP Mutiara Sentosa II dipastikan sebanyak 238 orang, yang terdiri atas 233 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

Meski operasi khusus telah dihentikan, operasi kesiapsiagaan tetap berlangsung dengan fokus di perairan sekitar lokasi kejadian. Posko pengaduan juga masih diaktifkan untuk mengantisipasi adanya laporan dari keluarga terkait kemungkinan korban yang belum ditemukan.

Baca Juga: Evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2, Polda Jatim Kerahkan 30 Personel

Ia memaparkan, sebanyak 110 korban selamat dievakuasi menggunakan KM Meratus Pematang Siantar, kemudian 62 orang oleh TB Hasnur, sembilan orang oleh KN Permadi, 13 orang oleh Selaras Mas, 30 orang oleh KRI Nala, serta delapan orang oleh KMP Mutiara Ferindo I.

Sementara itu, lima korban meninggal dunia berhasil dievakuasi oleh sejumlah kapal, yakni dua orang melalui KM Meratus Pematang Siantar, dua orang oleh KRI Nala, dan satu orang menggunakan KMP Mutiara Ferindo I.

Lebih lanjut, Syafii mengungkapkan hasil evaluasi sementara menunjukkan seluruh penumpang yang melompat ke laut telah memakai jaket pelampung setelah memperoleh instruksi dari awak kapal ketika situasi darurat terjadi.

Ia juga menyebutkan dugaan sementara penyebab korban meninggal bukan karena terbakar, melainkan akibat terjatuh dari ketinggian saat bertahan di anjungan kapal yang kemudian mengalami kemiringan.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Evakuasi 17 Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Laut Jawa

Dalam proses penyelamatan, tim SAR turut menghadapi hambatan karena tidak semua kapal penolong memiliki pintu rampa yang posisinya dekat dengan permukaan laut. Akibatnya, sebagian korban harus menaiki tangga tali dengan ketinggian yang cukup ekstrem untuk dapat dievakuasi.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh potensi SAR, khususnya TNI, Polri, dan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini," tuturnya.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close