Ntvnews.id, Tel Aviv - Hampir 1.000 tentara Israel dilaporkan meninggal dunia sejak operasi militer Israel di Jalur Gaza dimulai. Jumlah tersebut mencakup korban dalam konflik yang melibatkan Israel dengan Iran, serta kelompok bersenjata di Lebanon dan Yaman.
Dilansir dari Anadolu Agency, Rabu, 5 Agustus 2026, data yang dipublikasikan militer Israel menunjukkan sedikitnya 966 tentara telah tewas sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023.
Setelah melancarkan operasi militer di Jalur Gaza, Israel kemudian memperluas aktivitas militernya ke sejumlah wilayah lain, termasuk Lebanon, Suriah, Yaman, dan Iran.
Namun, belum dapat dipastikan apakah angka 966 kematian tersebut turut memasukkan tentara Israel yang meninggal akibat bunuh diri.
Data terbaru menunjukkan sedikitnya 16 anggota militer Israel dilaporkan mengakhiri hidup mereka sendiri sepanjang Januari hingga Juli. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan tentara perempuan.
Media Israel Haaretz melaporkan bahwa kasus bunuh diri yang melibatkan dua tentara perempuan tersebut berlangsung ketika kondisi kesehatan mental di lingkungan militer Israel semakin mengkhawatirkan.
Baca Juga: AS-Israel Siapkan Serangan Besar ke Infrastruktur Energi Iran
Polisi Militer Israel melalui Military Police Criminal Investigation Division telah memulai penyelidikan resmi terhadap kasus kematian tersebut.
Kasus bunuh diri di kalangan anggota militer Israel juga terus bermunculan sejak perang di Gaza dimulai pada 2023. Hasil penyelidikan militer Israel menunjukkan bahwa sebagian besar kasus bunuh diri yang terjadi belakangan memiliki keterkaitan langsung dengan trauma serta kondisi ekstrem yang dialami para tentara selama bertugas di Jalur Gaza.
Hampir 50 tentara Israel dilaporkan telah meninggal akibat bunuh diri sejak Israel memulai operasi militernya di Jalur Gaza pada Oktober 2023. Haaretz mencatat 17 kasus bunuh diri di kalangan tentara Israel sepanjang 2025, kemudian 24 kasus pada 2024, serta 17 kasus pada 2023. Dari jumlah pada 2023 tersebut, tujuh tentara mengakhiri hidup setelah perang di Gaza dimulai.
Arsip - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, 1 Maret 2026. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa angkatan udara Israel menyerang Teheran dengan (Antara)
Sementara itu, lembaga penyiaran publik Israel, KAN, melaporkan sebanyak 16 tentara telah mengakhiri hidup sejak awal 2025. Setiap kasus bunuh diri tersebut menjalani proses investigasi, termasuk pemeriksaan terhadap surat perpisahan serta wawancara dengan orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan korban.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa sebagian besar kasus berkaitan dengan paparan pertempuran dalam waktu panjang, pengalaman traumatis selama berada di medan perang, serta tekanan mental yang muncul setelah kehilangan rekan-rekan mereka.
Agresi Israel di Jalur Gaza terus memakan korban warga sipil Palestina.