Kronologi Penemuan Mayat Terbungkus Karung di Depok sampai Tertangkapnya Pelaku

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Agu 2026, 11:33
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tangkapan layar karung yang ditemukan warga berisi jasad pria di Jalan Kavling Depkes, RT 03/RW 17, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (4/8/2026) sore Tangkapan layar karung yang ditemukan warga berisi jasad pria di Jalan Kavling Depkes, RT 03/RW 17, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (4/8/2026) sore (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Pelarian SA (26) alias Saepul berakhir di tangan jajaran Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pemuda tersebut ditangkap di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, usai nekat membunuh dan memutilasi Kunaefi (51), warga Bojong, Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Tragedi bermula dari perkenalan keduanya melalui media sosial. Mereka kemudian bersepakat untuk bertemu di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipayung pada Kamis (23/7/2026). Namun, pertemuan tersebut justru berujung maut.

"Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga pelaku menusuk bagian perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Demi mengaburkan jejak kejahatannya, pelaku memotong tubuh korban pada bagian pangkal paha. Bagian batang tubuh Kunaefi lantas dibungkus menggunakan plastik hitam serta karung, lalu dibuang di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas. Sementara itu, potongan kedua kaki korban dibuang secara terpisah ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas. Tidak berhenti di situ, Saepul turut membawa kabur sepeda motor milik korban ke Panimbang untuk dijual.

Baca juga:Geger! Warga Depok Temukan Jasad Pria dalam Karung, Diduga Korban Mutilasi

Satu hari setelah pembunuhan, tepatnya pada Jumat (24/7/2026), warga di kawasan Tanah Merah sebenarnya sempat melihat keberadaan karung mencurigakan tersebut.

"Kasus ini bermula saat warga melihat sebuah karung mencurigakan di kawasan Tanah Merah pada 24 Juli 2026 dan mengiranya berisi sampah," kata Budi.

Di saat bersamaan, pihak keluarga mulai merasa resah karena Kunaefi tak kunjung pulang. Sang istri akhirnya mendatangi Polres Metro Depok pada Sabtu (25/7/2026) untuk membuat laporan resmi terkait kehilangan suaminya.

Teka-teki keberadaan Kunaefi baru terkuak secara tak terduga pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang warga yang berniat membersihkan lingkungan membakar karung yang dikira berisi tumpukan sampah tersebut. Saat kobaran api melahap pembungkusnya, bagian tubuh manusia di dalamnya mendadak terlihat.

Baca juga:Terungkap! Suami Jadi Pelaku Pembunuhan Wanita di Kamar Kos Jakarta Barat

Sontak, temuan mengerikan itu dilaporkan ke pihak berwajib. Polsek Pancoran Mas bersama Tim Inafis Polres Metro Depok segera meluncur ke lokasi untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Langkah cepat kepolisian dalam mencocokkan data pun membuahkan hasil. Petualangan pelaku di tempat persembunyiannya tak berlangsung lama setelah polisi mengantongi bukti-bukti kuat.

"Berbekal hasil identifikasi korban, laporan orang hilang, keterangan para saksi, serta rangkaian penyelidikan, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap identitas pelaku dan mengamankannya di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten," tutur Budi.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya, Saepul kini harus mendekam di balik jeruji besi.

"Saat ini, pelaku telah diamankan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," imbuh Budi.

Baca juga:Kasus Mutilasi di Samarinda: Wanita Asal Pemalang Tewas, 2 Pelaku Ditangkap Polisi

(Sumber:Antara)

HIGHLIGHT

x|close