Influencer TikTok Tewas Ditembak Saat Siaran Langsung di Depan Restoran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Agu 2026, 05:32
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Insiden penembakan di sebuah festival. Ilustrasi - Insiden penembakan di sebuah festival. (Antara)

Ntvnews.id, Meksiko City - Influencer media sosial asal Meksiko, Cesar Gastelum, tewas ditembak ketika sedang melakukan siaran langsung bersama sejumlah temannya di depan sebuah restoran cepat saji di Kota Culiacan, Selasa, 4 Agustus 2026 lalu.

Dilansir dari AFP, Kamis, 6 Agustus 2026, Gastelum dikenal sebagai kreator konten komedi di TikTok dan memiliki hampir 600 ribu pengikut di platform tersebut.

Peristiwa itu terjadi ketika Gastelum tengah melakukan siaran langsung. Rekaman video memperlihatkan dua orang yang datang mengendarai sepeda motor dengan mengenakan helm mendekati lokasi. Tak lama kemudian, salah seorang di antaranya mengarahkan pistol dan melepaskan tembakan ke arah korban.

Seorang pejabat keamanan di Negara Bagian Sinaloa membenarkan kematian Gastelum. Ia juga menyatakan bahwa aparat tengah menggelar operasi keamanan berskala besar untuk menyelidiki kasus tersebut, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Insiden penembakan itu terjadi di tengah situasi keamanan yang masih memanas di Culiacan, wilayah yang selama ini menjadi pusat perebutan pengaruh antarkelompok kriminal.

Baca Juga: 7 Orang Jadi Tersangka Penembakan Pilot AMA dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo

Kasus tersebut juga mengingatkan pada pembunuhan influencer kecantikan Valeria Marquez pada Mei 2025. Saat itu, Marquez juga tewas setelah ditembak ketika sedang melakukan siaran langsung melalui TikTok di salon tempatnya bekerja.

Dalam insiden tersebut, seorang pria memasuki salon dan langsung melepaskan tembakan ke arah Marquez hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasus pembunuhan Marquez kemudian diselidiki menggunakan prosedur femisida oleh aparat berwenang. Hasil penyelidikan mengarah pada penangkapan Ramon Angel Alvarez Ayala yang diduga menjadi otak di balik aksi tersebut.

Ayala yang dikenal dengan julukan "EL-R-1" merupakan salah satu pemimpin kelompok narkoba Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG). Ia juga dituduh memerintahkan pembunuhan terhadap Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, pada November 2025.

HIGHLIGHT

x|close