Ntvnews.id, Istanbul - Para menteri luar negeri dari 18 negara anggota Forum Kepulauan Pasifik (Pacific Islands Forum/PIF) berkumpul di Fiji untuk membahas berbagai isu strategis menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) para pemimpin yang akan digelar di Palau.
Pertemuan para menteri dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026, dengan agenda yang mencakup perdamaian, keamanan, perubahan iklim, serta pembangunan ekonomi di kawasan.
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong yang menghadiri forum tersebut mengatakan pertemuan berlangsung di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Menurut dia, kerja sama antarnegara Pasifik kini menjadi semakin penting.
Baca juga: China Peringatkan AS dan Sekutu di Pasifik, Singgung Risiko Konflik Baru
"Di masa ketidakpastian global ini, kerja sama antarnegara Pasifik menjadi lebih penting daripada sebelumnya untuk memajukan kepentingan bersama, menjunjung tinggi prioritas kawasan Pasifik, serta memperkuat perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan kita," kata Wong sebelum bertolak ke Fiji, dikutip Kamis, 6 Agustus 2026.
Ia menambahkan bahwa PIF telah membantu memperkuat ketahanan dan kapasitas seluruh negara anggotanya. Wong juga kembali menegaskan dukungan Australia terhadap forum tersebut agar negara-negara Pasifik memiliki keleluasaan menentukan pilihan dan membangun masa depan mereka sendiri.
Kunjungan Wong ke Fiji dilakukan setelah Australia dan Fiji menandatangani perjanjian Vuvale Union serta Ocean of Peace Alliance di Suva pada bulan lalu. Kedua kesepakatan itu ditujukan untuk mempererat kerja sama bilateral sekaligus mendukung pelaksanaan Deklarasi Blue Pacific Ocean of Peace yang diadopsi pada September 2025.
Sementara itu, KTT Forum Kepulauan Pasifik (PIF) ke-55 dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus hingga 4 September 2026 di Koror, Republik Palau.
(Sumber: Antara)
Kepulauan Pasifik (Antara)